Minggu, 31 Juli 2016
Darah Yesus.
Ibrani 9:14
betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup.
A. Kesaksian penemuan darah Yesus.
Ron Wyatt seorang peneliti, seorang arkeolog yang takut akan Tuhan. Ia sudah banyak melakukan penggalian dan banyak menemukan baik artefak, baik berbagai scroll dan gulungan perkamen, baik puing-puing, baik tempat-tempat peninggalan sejarah, barang-barang sejarah masa lalu dan lainnya yang membuktikan bahwa sejarah Alkitab itu benar sehingga menyatakan bahwa Alkitab itu sungguh 100 % adalah firman Tuhan.
Penggalian dan penemuannya sungguh berani dan disertai banyak bukti otentik bahkan juga ia bekerjasama dengan para peneliti dan tim ahli dari Israel.
Berbagai penemuan dari Ron Wyatt
- ia dan tim menyelam di kedalaman laut Merah dan banyak menemukan kereta-kereta perang berkuda, banyak tengkorak dan banyak tulang dengan baju zirah, banyak tombak dan banyak senjata milik tentara Mesir yang mengejar bangsa Israel dan tenggelam dalam laut Merah yang tadinya terbelah akhirnya menghantam mereka.
a. bukti sejarah kota Sodom dan Gomora. Tidak lupa adanya tiang garam istri Lot karena melihat ke belakang melihat musnahnya Sodom dan Gomora padahal sudah diingatkan malaikat jangan pandang ke belakang.
b. bukti penemuan kapal nabi Nuh.
c. bahkan ia mendapatkan kesempatan dari Tuhan melihat tabut kekuatan Tuhan dan barang-barang bait suci lainnya. Ron dan anak buahnya menggali dalam bukit Golgota. Namun pas di ujung tempat seperti tempat ruang rahasia maka Ron berjalan masuk ke ruang kecil itu sendiri. Anehnya teman-temannya tidak bisa masuk ke dalam. Hanya Ron sendiri diijinkan Tuhan masuk dalam ruangan penyimpanan tabut kekuatan Tuhan ini secara ajaib. Ron melihat 4 malaikat penjaga tabut Tuhan di ruang itu yang letaknya di bawah bekas salib Yesus. Ia diberitahu malaikat bahwa darah Yesus mengalir dan masuk semua ke dalam lubang retakan kecil hingga menembus dan membasahi tabut kekuatan Tuhan.
Ron juga diberi kesempatan mengambil sampel darah Yesus di atas tabut Tuhan dan membawanya ke laboratorium penelitian darah yang ada di Israel. Bersama dengan para tim dan Ron sendiri hadir di sana justru semua para tim laboratorium itu pada awalnya mereka berkata itu adalah darah manusia. Kemudian mereka meneliti lagi dan mereka heran melihat penelitian akan ajaibnya darah yang mereka temukan itu. Darah itu tidak mati. Mereka menemukan bahwa darah kering yang dibawa Ron adalah darah yang hidup dan masih segar.
Menurut para tim laboratorium disana mereka berkata bahwa seharusnya kromosom manusia ada 46. Tapi darah kering ini hanya ada 22 kromosom.
Darah manusia memiliki 23 kromosom dari ibu dan 23 kromosom dari ayah. Jadi total berjumlah 46 kromosom.
22 autosom dari ibu dan 22 autosom dari ayah.
X dari ibu dan X atau Y dari ayah.
Peneliti darah kering itu berkata bahwa darah kering yang mereka teliti hasilnya adalah 23 kromosom dari pihak ibu, X dari ibu. Seorang anak tidak dapat tumbuh jika tidak ada autosom ibu. Karakteristik ditentukan dari sisi keluarga ibu. Sisi lelaki di dapat Y pada darah kering ini yang bukan dari manusia. Mereka katakan bahwa darah kering ini adalah darah yang hidup beda dengan darah kering biasa. Mereka menemukan bahwa baru ada 1 darah kering yang bisa hidup seperti ini dan tidak pernah ada darah lain seperti ini. Ini sungguh ajaib bagi para peneliti itu termasuk pemimpin laboratorium itu.
Lalu mereka bertanya bahwa siapa yang memiliki darah ini? Dan Ron menjawab bahwa itu adalah darah Mesias kalian yang bernama Yesus. Hari itu mereka para peneliti laboratorium darah di tempat itu yang semuanya adalah orang Israel itu berubah.
Ron berulang-ulang berusaha untuk melakukan penggalian mengambil tabut Tuhan yang ada di bawah bukit Golgota itu tetapi berulang-ulang pula malaikat Tuhan bicara pada Ron bahwa dia dilarang untuk mengambil tabut dan berulang kali pula usahanya mengambil tabut Tuhan itu gagal. Selalu ada peristiwa yang aneh membuat penggalian itu gagal padahal ia telah profesional melakukan penemuan, penggalian dan pengambilan sampel, foto juga beberapa benda sejarah untuk menjadi bukti. Beberapa kali ia sempat mengambil foto tabut kekuatan Tuhan namun hasilnya hanya gambar buram.
Namun kini Ron mendapati sukacita yang besar dalam hidupnya karena ia diperkenankan Tuhan untuk melakukan penemuannya terbesar dalam hidupnya.
B. Darah Yesus.
Saya suka sekali bila mendengar darah Yesus. Mendengar darah Yesus saja sudah menyegarkan jiwa saya karena begitu ajaibnya dan begitu berartinya darah Yesus bagi saya. Mendengar darah Yesus saja sudah seperti merasakan ledakan terbesar dalam roh saya. Gereja Tuhan yang hidup dalam kegerakan rohani menurut panggilan masing-masing dari Tuhan akan tetap berkelanjutan dan kegerakan rohani akan makin meningkat sehingga nama Tuhan Yesus dimuliakan di atas gerejaNya hingga di bangsa-bangsa.
Fungsi darah dan fungsi darah Yesus:
a. Sebagai alat pengangkut yaitu:
- Mengambil oksigen/ zat pembakaran dari paru-paru untuk diedarkan keseluruh jaringan tubuh.
Darah Yesus memberikan pengampunan dosa untuk kita.
Mat. 26:28, "Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa."
- Mengangkut karbon dioksida dari jaringan untuk dikeluarkan melalui paru-paru.
Darah Yesus memberi pembenaran kepada kita.
Rm. 5:9, "Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah."
- Mengambil zat-zat makanan dari usus halus untuk diedarkan dan dibagikan ke seluruh jaringan/ alat tubuh.
Darah Yesus menguduskan kita untuk kita layak melayaniNya. Kita melayani Yesus oleh darahNya melalui
● pemberian persembahan kita kepadaNya.
● ibadah kepadaNya dalam doa pujian penyembahan dan firman Tuhan.
● menjadi pelayan Tuhan dalam pemuridan, penginjilan dan pelayanan.
● bekerja dengan rajin dan menghasilkan buah.
● membantu sesama untuk menjawab kebutuhannya.
● menolong orang miskin dan lemah.
Ibr 13:12, "Itu jugalah sebabnya Yesus telah menderita di luar pintu gerbang untuk menguduskan umat-Nya dengan darah-Nya sendiri."
- Mengangkat / mengeluarkan zat-zat yang tidak berguna bagi tubuh untuk dikeluarkan melalui ginjal dan kulit.
Darah Yesus membuang semua kesia-siaan dalam diri kita.
Ibr 9:14 "betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup."
b. Sebagai pertahanan tubuh terhadap serangan penyakit dan racun dalam tubuh dengan perantaraan leukosit dan antibodi/ zat–zat anti racun.
Darah Yesus menghancurkan kuasa iblis. Darah Yesus telah mengalahkan iblis. Darah Yesus menghancurkan kuasa dosa. Darah Yesus telah membatalkan kekuatan kutuk. Darah Yesus telah mengalahkan kematian dan maut. Darah Yesus telah mengalahkan segala kuasa jahat. Darah Yesus telah mengalahkan kerajaan maut. Darah Yesus memberi kemenangan kepada kita sebagai orang percaya.
Why 12:10-11, "Dan aku mendengar suara yang nyaring di sorga berkata: "Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan Allah kita, dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya, karena telah dilemparkan ke bawah pendakwa saudara-saudara kita, yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan Allah kita. Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut."
c. Menyebarkan panas keseluruh tubuh.
Darah Yesus sungguh membawa kita masuk dalam hadirat Roh Tuhan Yesus. Darah Yesus mengangkat kita menjadi pangeran Tuhan. Darah Yesus membuat kita bisa berhubungan sangat dekat, mesra dan intim dengan hadirat Tuhan Yesus.
Ibrani 9:14 betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup.
C. Kesaksian akan darah Yesus.
Ibu Sonya.
Ibu Sonya, awalnya mengalami pendarahan yang hebat selama 22 hari berturut-turut. Setelah diperiksa ternyata ada kanker di rahim dan dokter langsung memvonisnya harus segera dioperasi karena sudah parah. Sebelum dioperasi, datang ke gereja, terima perjamuan kudus, yaitu tubuh darah Yesus dan minyak urapan serta didoakan seorang hamba Tuhan. Keesokan harinya mujizat langsung terjadi, tumor sebesar bola tenis keluar dan penyakitnya sembuh.
Ibu Sonya juga pernah menderita sakit glukoma, dokter memvonis, tidak akan sembuh, bisa mengakibatkan buta dan ia harus ketergantungan pada obat seumur hidup. Ibu Sonya kembali mengharapkan mujizat dari Tuhan. Datang ke gereja, terima perjamuan kudus dan minyak urapan serta didoakan oleh hamba Tuhan. Akhirnya mujizat terjadi penyakit glukomanya sembuh, bahkan sakit vertigonya pun ikut disembuhkan.
Pak Mulyadi.
Pak Mulyadi, dahulu seorang perokok berat. Suatu hari tiba-tiba suaranya hilang. Setelah diperiksa ke dokter di Singapura, ternyata ada kista di tenggorokannya yang sangat membahayakan. Kemudian Pak Mulyadi, mengikuti pengobatan alternatif, tetapi bukannya sembuh, penyakitnya semakin parah dan kista di tenggorokannya semakin membesar. Lalu ia kembali periksa ke dokter yang di Singapura, dokter memvonis Pak Mulyadi harus secepatnya menjalani operasi, karena sudah semakin parah.
Sebelum dioperasi, Pak Mulyadi meminta izin waktu 1 bulan. Akhirnya Pak Mulyadi, diajak oleh istrinya datang ke gereja. Terima perjamuan kudus, yaitu tubuh darah Yesus serta didoakan seorang hamba Tuhan, hasilnya mujizat terjadi. Setelah diperiksa kembali ke dokter, hasilnya kista di tenggorokannya telah hilang dan bebas dari operasi, serta suaranya kembali normal.
Grace.
Luapan kebahagiaan bagi setiap orangtua adalah saat buah hati mereka dilahirkan. Akan tetapi, hal ini tidak dialami seutuhnya oleh keluarga Budi dan Yaya. Kesedihan melanda pasangan muda tersebut saat anak kedua mereka, Regina Grace lahir. Grace yang baru saja dilahirkan langsung terkena penyakit kuning. Ia harus dirawat di satu rumah sakit di Magelang namun ternyata pihak medis tidak mampu lagi menangani bayi tersebut dan meminta agar Grace dibawa ke rumah sakit yang lebih lengkap di kota Semarang.
Keadaan Grace yang baru lahir sangat mencemaskan bagi ibunya, Yaya. Saya pergi ke dokter, tidak tahunya bayi itu lahir dengan cepat tapi bayi saya harus langsung dirawat di rumah sakit. Sampai di rumah sakit Harapan Magelang, badan bayi saya sudah semakin kuning saja. Dua dokter yang menangani di sini mengatakan bahwa saya sudah terlambat membawa anak saya ke dokter karena sakit kuning anak saya sudah masuk ke darah. Dokter mengatakan bahwa anak saya dapat meninggal atau jika hidup maka anak saya akan menjadi idiot.
Ibu Nana, nenek Grace berupaya keras dalam mengupayakan kesehatan cucunya.
Kita ambil gerak cepat untuk membawa Grace ke Semarang karena dokternya mengatakan bahwa peralatan di Magelang tidak tersedia untuk dapat menolong Grace. Dokter menyarankan agar Grace dibawa ke Yokya atau Semarang, kita ambil keputusan saat itu untuk membawa Grace ke Semarang. Setelah dokter melihat darahnya, katanya hanya tinggal satu strip yang masuk ke otaknya, darah itupun telah meracuni tubuhnya.
Saya sebagai oma-nya tidak dapat berbuat apa-apa, saya hanya bisa menangis. Saat itu saya sempat komplain pada Tuhan dan berkata, kalau Tuhan mau mengambil cucu saya kenapa tidak dari kemarin-kemarin saja?. Mengapa tidak waktu lahir saja ia meninggal?. Waktu itu saya sempat ke Magelang dan menyertai proses kelahiran cucu saya. Jadi saya tahu proses pada saat cucu saya mulai tidak suka minum susu dan mulai menderita sakit. Tapi saya tidak tahu kalau sakit cucu saya ini termasuk penyakit yang berat.
Prof. Dr. Soemantri, seorang dokter spesialis anak mengatakan bahwa apa yang dialami Grace dapat disebabkan banyak hal. Adanya infeksi dapat menjadi kontribusi munculnya keadaan ini, penyebab lainnya ialah kesalahan kekurangan enzim dalam sel darah merah misalnya enzim G-6TD. Kekurangan enzim ini juga sangat berpengaruh pada timbulnya penyakit ini. Semua kekuningan ini dapat terus berkembang dan tentunya jika pasien dapat tertolong maka ada resiko yaitu penderita menjadi anak menjadi bodoh. Ini yang tidak dikehendaki sehingga harus diambil tindakan yang cepat. Dokter yang merujuk juga dinilai telah bertindak tepat.
Ibu Elisabeth, nenek Grace dari ayahnya juga turut berjuang melalui doa-doanya.
Saya melihat bayi yang masih kecil yang baru berusia beberapa hari dalam keadaan seperti itu, saya benar-benar tidak tahan dan sangat sedih. Saat itu saya berseru pada Tuhan : “Tuhan hanya Engkau satu-satunya yang dapat memberikan kekuatan. Biarlah saat ini kekuatan IllahiMu yang mengalir dan memberikan kuasa. Alirkanlah kuasaMu Tuhan. Saya percaya darahMu berkuasa menyembuhkan!”. Saat itu saya mengingat apa yang pernah saya renungkan, apa yang pernah saya baca dalam Injil bahwa kuasa darah dan bilur Tuhan Yesus sanggup menghasilkan mujizat yang besar. Saya minta kuasa kesembuhan itu terjadi atas tubuh Grace. Saya tahu Tuhan punya rencana yang indah.
Keluarga ini mulai pasrah dengan Tuhan, seperti yang diungkapkan ibu Nana. Akhirnya saya pasrah pada Tuhan karena dokterpun menganjurkan kami untuk berdoa. Kalau saya tanya kondisi Grace, dokter selalu menjawab agar kami berdoa saja.
Tidak ada lagi yang dapat dilakukan oleh keluarga Budi dan Yaya selain berdoa kepada Tuhan Yesus. Dan lewat doa-doa tersebut, Tuhan Yesus menyatakan mujizatnya.
Pokoknya saya percaya Tuhan yang memberi mujizat. Saya percaya Tuhan pasti bisa. Suster-suster yang ada disana terheran-heran dengan kenyataan yang ada. Bayi berusia 9 hari biasanya tidak kuat menerima transfusi darah. Bayi-bayi lainnya biasanya meninggal dan begitu terus kejadiannya bila hal serupa itu terjadi. Tapi perawat begitu heran karena baru anak saya Grace yang dapat bertahan hidup setelah tranfusi darah itu terjadi.
Tuhan akhirnya memulihkan tubuh Grace secara sempurna. Penyakit yang sepertinya tidak ada harapan untuk disembuhkan, telah terangkat dengan kuasa Tuhan. Regina Grace kini tumbuh menjadi gadis cilik yang cantik, lucu dan sehat. Grace dan kakaknya Brenda menjadi buah hati dan karya nyata dari kuasa mujizat Tuhan lewat doa kedua orangtua mereka.
Sembuhkanlah aku, ya TUHAN, maka aku akan sembuh; selamatkanlah aku, maka aku akan selamat, sebab Engkaulah kepujianku! Namun tidak pernah aku mendesak kepada-Mu untuk mendatangkan malapetaka, aku tidak mengingini hari bencana! Engkaulah yang mengetahui apa yang keluar dari bibirku, semuanya terpampang di hadapan mata-Mu. (Yeremia 17:14,16).
Darah Yesus yang mengalir keluar dari tubuhNya yang telah disiksa sampai remuk telah turun merembes ke dalam bukit Golgota dan membasahi tabut kekuatan Tuhan Yesus. Sejarah baru dimulai. Pengampunan, membenarkan, menguduskan, memberi kemerdekaan (kelepasan, kekuatan, kelegaan, kemenangan) dan menarik hadirat Tuhan Yesus turun atas kita merupakan kuasa yang terdapat dalam darah Yesus. Ada kuasa dalam darah Yesus.
Datanglah kepada Yesus.
Tuhan Yesus memberkati.
Cinta
Amsal 19:14 Rumah dan harta adalah warisan nenek moyang, tetapi isteri yang berakal budi adalah karunia TUHAN.
Bu guru : ayo siapa yang bisa mengatakan "Aku Cinta Kamu" dalam 3 bahasa..!!??
restu : Aishiteru, I Love You, Wo Ai Ni
Bu Guru : hhmm... boleh boleh !!
Dian Enchalina : Aku Tresno Karo Kowe, Abdi Bogoh Ka Anjeun, Holong Rohakku tu Ho...
Bu Guru : ciiieeeeee.....
Dodi Alfian : Kwolowolo lowo, 4kHoEwH cHiEnDth4 k4MoEwH, wkwkwkwkkwwkwkkwk
BU Guru : Kamu stress yah .. ? *bingung*
Dodi : itu kalimat "Aku Cinta Kamu" dalam 3 bahasa BU... bahasa ALIEN,, bahasa ALAY ,, dan bahasa BEBEK..
Bu Guru : *tepok jidat*
Amsal 19:14b , tetapi isteri yang berakal budi adalah karunia TUHAN.
Orang percaya merupakan kekasih Tuhan yang sangat dirindukanNya melebihi semua ciptaanNya.
3 kali Tuhan berfirman bahwa Dia menjadikan kita sebagai orang percaya sebagai kekasih hatiNya (dalam bahasa personifikasi firmanNya kita dijadikanNya sebagai isteri Tuhan).
Hosea 2:19-20 (2-18) Aku akan menjadikan engkau isteri-Ku untuk selama-lamanya dan Aku akan menjadikan engkau isteri-Ku dalam keadilan dan kebenaran, dalam kasih setia dan kasih sayang.
(2-19) Aku akan menjadikan engkau isteri-Ku dalam kesetiaan, sehingga engkau akan mengenal TUHAN.
Kalau 3 kali Tuhan berkata artinya Tuhan benar-benar mengambil komitmen, Dia serius, Dia berkeputusan untuk tidak main-main bahwa kita orang percaya adalah kekasih hati Tuhan.
Bagaimana kita bisa menjadi kekasih hati Tuhan?
Dengan berakal budi.
Amsal 19:14b , tetapi isteri yang berakal budi adalah karunia TUHAN.
Kenapa berakal budi?
Akal itu muncul sebagai ide-ide brilian, inspirasi segar, gagasan cemerlang.
Suatu akal yang dari Tuhan pasti akal yang bertujuan untuk kebaikan dalam banyak hal.
Bila kita sebagai kekasih Tuhan memiliki akal budi maka sungguhlah kita menjadi karunia bagi Tuhan dan adalah karunia Tuhan. Kita benar-benar adalah sesuatu yang paling berharga bagiNya.
Lantas apa yang membuat kita berakal budi?
Bila ada
- keadilan.
- kebenaran.
Apa yang membuat keadilan dan kebenaran dapat menjadi keadilan dan kebenaran menjadi akal budi bagi kita?
- kasih setia Tuhan.
- kasih sayang Tuhan.
Artinya cinta Tuhan yang kekal (tidak pernah habis, tidak pernah berkurang, tidak pernah terbatas, tidak terbatas waktunya, tidak meninggalkan sendiri, tidak pernah
Hosea 2:19-20 (2-18) Aku akan menjadikan engkau isteri-Ku untuk selama-lamanya dan Aku akan menjadikan engkau isteri-Ku dalam keadilan dan kebenaran, dalam kasih setia dan kasih sayang.
(2-19) Aku akan menjadikan engkau isteri-Ku dalam kesetiaan, sehingga engkau akan mengenal TUHAN.
Amsal 31:10-31 Isteri yang cakap siapakah akan mendapatkannya? Ia lebih berharga dari pada permata.
Hati suaminya percaya kepadanya, suaminya tidak akan kekurangan keuntungan.
Ia berbuat baik kepada suaminya dan tidak berbuat jahat sepanjang umurnya.
Ia mencari bulu domba dan rami, dan senang bekerja dengan tangannya.
Ia serupa kapal-kapal saudagar, dari jauh ia mendatangkan makanannya.
Ia bangun kalau masih malam, lalu menyediakan makanan untuk seisi rumahnya, dan membagi-bagikan tugas kepada pelayan-pelayannya perempuan.
Ia membeli sebuah ladang yang diingininya, dan dari hasil tangannya kebun anggur ditanaminya.
Ia mengikat pinggangnya dengan kekuatan, ia menguatkan lengannya.
Ia tahu bahwa pendapatannya menguntungkan, pada malam hari pelitanya tidak padam.
Tangannya ditaruhnya pada jentera, jari-jarinya memegang pemintal.
Ia memberikan tangannya kepada yang tertindas, mengulurkan tangannya kepada yang miskin.
Ia tidak takut kepada salju untuk seisi rumahnya, karena seluruh isi rumahnya berpakaian rangkap.
Ia membuat bagi dirinya permadani, lenan halus dan kain ungu pakaiannya.
Suaminya dikenal di pintu gerbang, kalau ia duduk bersama-sama para tua-tua negeri.
Ia membuat pakaian dari lenan, dan menjualnya, ia menyerahkan ikat pinggang kepada pedagang.
Pakaiannya adalah kekuatan dan kemuliaan, ia tertawa tentang hari depan.
Ia membuka mulutnya dengan hikmat, pengajaran yang lemah lembut ada di lidahnya.
Ia mengawasi segala perbuatan rumah tangganya, makanan kemalasan tidak dimakannya.
Anak-anaknya bangun, dan menyebutnya berbahagia, pula suaminya memuji dia:
Banyak wanita telah berbuat baik, tetapi kau melebihi mereka semua.
Kemolekan adalah bohong dan kecantikan adalah sia-sia, tetapi isteri yang takut akan TUHAN dipuji-puji.
Berilah kepadanya bagian dari hasil tangannya, biarlah perbuatannya memuji dia di pintu-pintu gerbang!
Berdoa bagi terorisme.
Kisah Para Rasul 9:1-18 Sementara itu berkobar-kobar hati Saulus untuk mengancam dan membunuh murid-murid Tuhan. Ia menghadap Imam Besar,
dan meminta surat kuasa dari padanya untuk dibawa kepada majelis-majelis Yahudi di Damsyik, supaya, jika ia menemukan laki-laki atau perempuan yang mengikuti Jalan Tuhan, ia menangkap mereka dan membawa mereka ke Yerusalem.
Dalam perjalanannya ke Damsyik, ketika ia sudah dekat kota itu, tiba-tiba cahaya memancar dari langit mengelilingi dia.
Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata kepadanya: "Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?"
Jawab Saulus: "Siapakah Engkau, Tuhan?" Kata-Nya: "Akulah Yesus yang kauaniaya itu.
Tetapi bangunlah dan pergilah ke dalam kota, di sana akan dikatakan kepadamu, apa yang harus kauperbuat."
Maka termangu-mangulah teman-temannya seperjalanan, karena mereka memang mendengar suara itu, tetapi tidak melihat seorang juga pun.
Saulus bangun dan berdiri, lalu membuka matanya, tetapi ia tidak dapat melihat apa-apa; mereka harus menuntun dia masuk ke Damsyik.
Tiga hari lamanya ia tidak dapat melihat dan tiga hari lamanya ia tidak makan dan minum.
Di Damsyik ada seorang murid Tuhan bernama Ananias. Firman Tuhan kepadanya dalam suatu penglihatan: "Ananias!" Jawabnya: "Ini aku, Tuhan!"
Firman Tuhan: "Mari, pergilah ke jalan yang bernama Jalan Lurus, dan carilah di rumah Yudas seorang dari Tarsus yang bernama Saulus. Ia sekarang berdoa,
dan dalam suatu penglihatan ia melihat, bahwa seorang yang bernama Ananias masuk ke dalam dan menumpangkan tangannya ke atasnya, supaya ia dapat melihat lagi."
Jawab Ananias: "Tuhan, dari banyak orang telah kudengar tentang orang itu, betapa banyaknya kejahatan yang dilakukannya terhadap orang-orang kudus-Mu di Yerusalem.
Dan ia datang ke mari dengan kuasa penuh dari imam-imam kepala untuk menangkap semua orang yang memanggil nama-Mu."
Tetapi firman Tuhan kepadanya: "Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel.
Aku sendiri akan menunjukkan kepadanya, betapa banyak penderitaan yang harus ia tanggung oleh karena nama-Ku."
Lalu pergilah Ananias ke situ dan masuk ke rumah itu. Ia menumpangkan tangannya ke atas Saulus, katanya: "Saulus, saudaraku, Tuhan Yesus, yang telah menampakkan diri kepadamu di jalan yang engkau lalui, telah menyuruh aku kepadamu, supaya engkau dapat melihat lagi dan penuh dengan Roh Kudus."
Dan seketika itu juga seolah-olah selaput gugur dari matanya, sehingga ia dapat melihat lagi. Ia bangun lalu dibaptis.
I. Berdoa bagi terorisme.
Kisah Para Rasul 8:3 Tetapi Saulus berusaha membinasakan jemaat itu dan ia memasuki rumah demi rumah dan menyeret laki-laki dan perempuan ke luar dan menyerahkan mereka untuk dimasukkan ke dalam penjara.
Kisah Para Rasul 22:4 Dan aku telah menganiaya pengikut-pengikut Jalan Tuhan sampai mereka mati; laki-laki dan perempuan kutangkap dan kuserahkan ke dalam penjara.
Terorisme sudah ada sejak dulu kala.
Teror pertama kali dilakukan dan berhasil membunuh sepertiga manusia dan hal itu membuat kejadian yang sangat tragis dimana terjadi tragedi begitu mengerikan, begitu ganas, begitu sadis, bersimbah darah, hal yang sangat memalukan dan sangat menyedihkan yaitu pada waktu Kain membunuh Habel.
Kejadian 4:8 Kata Kain kepada Habel, adiknya: "Marilah kita pergi ke padang." Ketika mereka ada di padang, tiba-tiba Kain memukul Habel, adiknya itu, lalu membunuh dia.
Bukan karena banyak bahan materi teror berupa didoktrin melalui banyak CD, banyak DVD, banyak buku, ajaran langsung oleh para pemimpin yang mengajarnya, bukan karena latihan militernya dan gaya hidup teror.
Terorisme itu sebenarnya adalah roh dan segi pandangan.
Sama seperti rasul Paulus yang sebenarnya orang yang sangat cerdas, otaknya melebihi otak Einstein dalam hal IQ, hebat tanpa cacat dalam agama Yahudi bahkan bisa termasuk salah satu pakar agama Yahudi namun dia bisa menjadi kepala terorisme yang menganiaya jemaat Tuhan, yang memenjarakan jemaat, yang membinasakan alias membunuh jemaat Tuhan Yesus dengan cara sadis.
Jadi dengan singkat saja dari penjelasan ini ialah apa yang bisa kita lakukan?
Berdoa bagi terorisme.
Yang penting bagi kita adalah kita berdoa bagi orang-orang yang melakukan terorisme itu.
Doa-doa kita pasti di dengar Tuhan Yesus. Semua ada jadwal Tuhan untuk para teroris bertobat.
Masalahnya apakah kita berdoa untuk mereka?
Tuhan tidak pernah lalai dalam hal menyelamatkan dan memberi pertobatan.
2 Petrus 3:9 Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.
Yesus sudah mati dan bangkit pada hari ketiga agar kita bisa bangkit dan hidup dalam anugerahNya.
Karena itu para teroris pun sebenarnya adalah manusia. Mereka hanya terikat dalam sudut pandangan mereka sendiri sebab roh mereka juga dikuasai oleh kepahitan hati, dendam, roh kebencian, roh marah, roh pemberontakan, roh aniaya atau penyiksa, roh mencuri, roh pembunuh. Jadi selain mereka dibutakan dengan pandangan pikiran dan hati yang tidak beres sebagai dasarnya tetapi dengan itulah maka setan menunggangi mereka.
Bagaimana kita mendoakan terorisme?
1. Sadari bahwa tiap manusia adalah ciptaan Tuhan yang paling mulia di antara segala ciptaan lain.
Para teroris adalah manusia. Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang mengasihi para teroris. Miliki beban hati untuk berdoa untuk para teroris ini bahwa mereka adalah orang yang dikasihi Tuhan Yesus dan ada rencana besar Tuhan atas mereka untuk mereka dipakai Tuhan Yesus dengan luar biasa.
2. Teror itu menyakitkan.
Teror itu menyakitkan. Kita tidak berbicara tentang teror dalam keluarga atau komunitas tetapi kita bicara konteksnya dalam hal teror secara Nasional dan dalam lingkup global tetapi bergerak secara lokal namun kita yakin bahwa impact atau dampaknya secara global.
Bila kita mau melihat sejarah maka bukan masalah agama tetapi lebih kepada roh, pandangan pikiran dan budaya. Umpama di salah satu pulau ada kedua suku bersaudara yang baru saja duduk-duduk, makan bersama, tertawa bersama tiba-tiba saling berperang dan perang harus berhenti bila ada satu orang sudah mati. Lalu selanjutnya makan bareng lagi, tertawa bersama, pesta lagi dan ini nyata.
Sangat menyakitkan mendengar bila ada jatuh korban seperti aksi teror global dalam sejarah. Bukan cuma rugi harta, tempat tinggal, tapi juga anak-anak kehilangan orangtua, orangtua kehilangan anak-anak, banyak jatuh korban jiwa entah luka ringan atau luka parah dan tidak sedikit yang meninggal, termasuk bisa saja keluarga demi keluarga meninggal tanpa sisa bahkan masa depan mereka menjadi suram.
3. Perlu campur tangan Tuhan.
Tentu saja kita memang mempunyai organisasi atau badan yang menangani masalah terorisme ini baik militer, kepolisian, intel, badan anti narkoba hingga badan-badan kerjasama Internasional, agen-agen anti teror global dan lainnya.
Kali ini mari kita satukan hati kita untuk memberantas narkoba ini dengan cara sederhana melalui doa bagi para pelaku terorisme termasuk para kepala teror dan keluarganya, seluruh anak buahnya dan keluarga mereka, orang-orang yang berusaha di rekrut untuk terorisme, orang-orang yang tertarik dengan cara-cara teror untuk meneror (sebab teror bukan cuma dilakukan oleh banyak organisasi yang rapi terorganisir tapi juga perorangan dan terorisme perorangan ini yang lebih sulit untuk dideteksi oleh para badan intel atau badan mata-mata).
Mendoakan ekstrimis teror ini bukan sesuatu yang tinggi-tinggi namun adalah menyangkut solidaritas kemanusiaan, perdamaian dan cara kita melibatkan diri dalam membawa jiwa-jiwa kepada Tuhan agar memperoleh pertobatan sejati.
Tidak ada salahnya bila mendoakan para teroris sebab ini cara sederhana dalam penginjilan atau disebut juga penginjilan dengan doa.
Percayalah bahwa waktu kita berdoa maka pasti ada para kepala teroris atau keluarganya bertobat, pasti ada anggota atau keluarganya yang bertobat, pasti ada teroris perorangan yang bertobat. Pasti ada teroris-teroris yang bertobat karena bertemu dengan Tuhan Yesus.
Sekarang ini telah banyak para teroris yang bertobat dan menerima Yesus sebagai Tuhan dalam hatinya, dipenuhi Roh Tuhan dan dipakai Tuhan untuk memenangkan banyak jiwa di seluruh dunia.
Doa:
Tuhan, Engkau mengasihi semua manusia termasuk para teroris. Kami minta campur tanganMu agar memberikan pertobatan dan perjumpaan pribadi kepada para kepala teroris dan keluarganya, para teroris dan keluarganya, para teroris perorangan. Biarlah senjata yang mereka buat tidak sedikit pun membuat korban jiwa terjadi. Nyatakan anugerahMu atas mereka. Berikan belaskasihanMu kepada mereka, buat mereka bertobat, selamatkan mereka, penuhi mereka dengan Roh Tuhan dan pakai mereka untuk memenangkan jiwa-jiwa. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin.
II. Masuk Surga kekal.
Sangat disayangkan bila kita tidak menerima kepastian akan kemana kita kelak sesudah kita meninggal.
Firman Tuhan Yesus berkata;
Efesus 2:6 dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga,
A. Hanya dalam Yesus saja kita diselamatkan dan masuk Surga.
B. Bagaimana cara dapat jaminan masuk Surga?
Roma 10:9-10 Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.
Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.
Caranya adalah kita berdoa dengan kuat segenap hati dan mengucap dengan mulut menerima Yesus sebagai Tuhan dalam hati kita maka jaminan masuk Surga kita dapatkan sekarang juga.
C. Doa menerima Yesus.
Mari kita berdoa:
"Tuhan Yesus, saya bertobat dari semua dosa saya dan ampunilah saya dengan pengorbananMu di salibMu. Saya menerima Yesus sebagai Tuhan dalam hati saya. Terima kasih Tuhan Yesus. Amin."
Kita diselamatkan bukan dengan perbuatan melainkan dengan iman dalam Yesus.
D. Apa yang harus dilakukan selanjutnya?
1. Bacalah Alkitab secara rutin tiap hari agar iman kita bertumbuh.
2. Pergi dan setia beribadahlah di gereja yang sehat dan bertumbuh dalam pengenalan akan Tuhan.
3. Layanilah Tuhan Yesus dengan hidup kita dalam iman di tiap kehidupan kita masing-masing dengan bersukacita dan berbahagia dalam hidup kita bersama Tuhan Yesus.
4. Rayakan hidup ini dan jadilah berkat bersama-sama orang-orang terdekat dan orang-orang di sekitar kita.
5. Ajaklah orang-orang terdekat kita, orang-orang yang di sekitar lingkungan kita dan banyak orang untuk datang kepada Yesus Tuhan dan miliki kebahagiaan Tuhan yaitu satu jiwa bertobat maka seluruh isi Surga bersorak-sorak.
Datanglah kepada Yesus.
Tuhan Yesus Kristus memberkati.
Air berubah menjadi anggur.
Yohanes 2:1-11 Pada hari ketiga ada perkawinan di Kana yang di Galilea, dan ibu Yesus ada di situ;
Yesus dan murid-murid-Nya diundang juga ke perkawinan itu.
Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya: "Mereka kehabisan anggur."
Kata Yesus kepadanya: "Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba."
Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan: "Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!"
Di situ ada enam tempayan yang disediakan untuk pembasuhan menurut adat orang Yahudi, masing-masing isinya dua tiga buyung.
Yesus berkata kepada pelayan-pelayan itu: "Isilah tempayan-tempayan itu penuh dengan air." Dan mereka pun mengisinya sampai penuh.
Lalu kata Yesus kepada mereka: "Sekarang cedoklah dan bawalah kepada pemimpin pesta." Lalu mereka pun membawanya.
Setelah pemimpin pesta itu mengecap air, yang telah menjadi anggur itu — dan ia tidak tahu dari mana datangnya, tetapi pelayan-pelayan, yang mencedok air itu, mengetahuinya — ia memanggil mempelai laki-laki,
dan berkata kepadanya: "Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang."
Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya.
Seorang manager sales Coca-cola baru kembali pulang ke negerinya setelah kegagalan besarnya di Arab. Maka ia pun harus menghadap bosnya untuk menjelaskan alasan kegagalannya.
Bos: "Kau punya prestasi hebat di negara-negara lain, mengapa justru bisa gagal di Arab, yang negerinya panas dan justru banyak orang butuh kesegaran minum produk kita?"
Sales: "Saya juga berpikirnya dulu begitu bos, negeri itu pasti prospeknya sangat besar karena disana panas. Saya begitu yakin pasti akan sukses besar disana."
Bos: "Lalu apa yang sebenarnya terjadi?"
Sales: "Begini bos... saya membuat sebuah iklan poster, yang saya pasang di seluruh penjuru negeri itu.Isi poster itu ada tiga gambar, yang pertama orang yang kehausan tergeletak berbaring dipadang pasir. Gambar kedua orang tersebut minum Coca-cola, dan gambar ketiga, orang itu menjadi segar dan dapat berlari dipadang pasir.
Bos: Wah, ini ide yang luar biasa, iklan yang bagus, Lalu kenapa justru bisa gagal?"
Sales: "Tidak ada yang bilang sama saya, kalau mereka baca dari kanan ke kiri..."
I. Air berubah menjadi anggur.
A. Yohanes 2:1 Pada hari ketiga ada perkawinan di Kana yang di Galilea, dan ibu Yesus ada di situ; Yohanes 2:2 Yesus dan murid-murid-Nya diundang juga ke perkawinan itu.
Siapa yang tidak pernah ke undangan pernikahan? Bukankah kita terkadang menerima undangan pernikahan atau kebiasaan kita suka menyebutnya dengan kondangan? Nah, Yesus, ibuNya dan para muridNya diundang juga ke pernikahan. Pernikahan merupakan inisiatif Tuhan Yesus maka pernikahan merupakan hal yang sakral sebab Tuhan yang berinisiatif menyatukan pasangan yang dikenanNya antara pria dan wanita menjadi suatu pasangan hidup yang serasi.
Di pernikahan tersebut bisa saja terdengar mempelai pria berkata bahwa sang wanita yang dinikahinya ialah permata hatinya, belahan jiwanya, kekasih hatinya dan satu-satunya wanita yang paling ia cintai. Lalu terdengar suara sukacita, tawa, tari-tarian, kemudian orang-orang pada minum anggur tanpa alkohol dan pesta pernikahan pun semarak dan meriah.
B. Yohanes 2:3 Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya: "Mereka kehabisan anggur."
Nah, suatu hal yang seolah-olah memalukan bila dalam suatu pernikahan ala bangsa Israel apabila kehabisan anggur sebab anggur dilambangkan sebagai
- sukacita dalam pesta.
- kemakmuran.
- berkat Tuhan atas pernikahan.
- pemanis hubungan dalam menempuh hidup baru sebagai suami isteri.
Makanya anggur menjadi minuman wajib dalam pesta pernikahan orang Israel di jaman Yesus.
C. Yohanes 2:4 Kata Yesus kepadanya: "Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba." Yohanes 2:5 Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan: "Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!"
1. Kata Yesus kepadanya: "Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba."
Kalau Yesus bilang seperti ini artinya Maria sudah pernah mengalami hal-hal ajaib dari Yesus hanya secara pribadi dan tidak di depan umum di masa dewasaNya ini.
Menurut imajinatif Pastor Petrus Agung katakan bahwa mungkin saja waktu suatu malam Maria kehabisan gandum untuk bahan makanan mereka di dalam gentong mereka maka Yesus muda minta Maria, ibunya agar mengisi penuh gentong dengan pasir. Maria sebenarnya bingung tapi tetap saja dilakukannya. Malam itu mereka tidur. Keesokan paginya Maria bangun dan pergi ke gentong seperti kebiasaan tiap pagi untuk segera membuat roti atau makanan lain namun lupa kalau gentongnya sudah berisi pasir. Waktu Maria membuka gentong dan mencedok beberapa sendok, ia baru ingat kalau semalam ia mengisi gentongnya dengan pasir. Ia terkejut dan merasa seperti tidak percaya bahwa yang diambilnya ialah gandum.
Matius 2:14 Maka Yusuf pun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya malam itu juga, lalu menyingkir ke Mesir,
Berikut kisah kanak-kanak Yesus yang tercatat dalam beberapa perkamen sejarah dari berbagai sumber.
Pernah dikisahkan sewaktu keluarga kudus ke Mesir maka bayi Yesus sempat membuat satu kota kecil di Mesir transformasi akibat semua patung dewa dewi disana jatuh, pecah saat keluarga kudus ini lewat pertama kali disana. Semua orang di kota kecil itu pada sujud menyembah bayi Yesus sebagai Tuhan mereka.
Sewaktu Yesus sudah beranjak menjadi kanak-kanak, Ia berjalan dan bermain dimana Ia membuat burung-burung pipit tanah liat sebanyak dua belas ekor pada hari Sabat. Ketika tetanggaNya melihat apa yang dikerjakan oleh Yesus, ia melaporkan kepada Yusuf bahwa Yesus telah melanggar hukum hari Sabat. Segera Yusuf datang dan bertanya kepada Yesus, “Mengapa Engkau melakukan hal yang tidak boleh dikerjakan pada hari Sabat?” Mendengar pertanyaan ayahNya tersebut Yesus hanya diam saja, bahkan kemudian mengeplok-ngeplokkan tangannya dan berteriak kepada burung-burung tanah liat itu, “Pergilah, terbanglah, dan ingat Aku, kamu semua yang sekarang hidup!” Burung-burung mainan dari tanah liat itu kemudian hidup dan beterbangan.
Suatu hari, Yesus sedang bermain-main di atap rumah bersama-sama anak-anak yang lain. Tiba-tiba salah seorang dari anak itu jatuh dari atap dan mati. Semua anak lari ketakutan dan meninggalkan Yesus sendirian. Tidak lama kemudian orang tua anak itu datang, marah pada Yesus dan menuduh Yesus yang mendorong anak itu hingga jatuh dari atap rumah. Yesus tidak terima tuduhan ini, Ia berkata, “Saya tidak mendorongnya. Ia jatuh sendiri hingga mati, karena tidak hati-hati.” Yesus membuktikan perkataanNya ini dengan berseru dengan suara yang nyaring pada anak yang telah mati itu, “Zeno (demikian nama anak itu), bangunlah dan katakan padaKu, apakah Aku mendorongmu hingga jatuh?” Tiba-tiba saja anak itu bangun (bangkit dari mati) dan berkata, “Tidak, Engkau tidak mendorongku, malah Engkau telah membangkitkan aku.”
Beberapa hari kemudian, ada anak muda yang sedang membelah kayu sekarat karena kehabisan darah, akibat kejadian yang baru saja menimpanya. Kapak yang ia pakai untuk membelah kayu meleset dan menghantam tungkai kakinya. Yesus yang mengetahui kejadian itu segera memegang kuat-kuat kaki orang yang berlumuran darah itu. Segera saja orang itu menjadi sembuh.
Pada waktu Yesus berumur 8 tahun, ada seorang bayi, anak tetangga dekat rumah Yesus, yang mati karena sakit. Ibu bayi tersebut sangat berduka cita. Ketika Yesus mendengar ratapan keras serta jeritan menyayat hati ibu ini, Yesus menjadi tersentuh hatiNya. Ia segera saja berlari masuk ke rumah tetanggaNya itu, menyentuh dada bayi yang mati itu dan berkata, “Hai bayi, kamu tidak boleh mati, melainkan hiduplah! Temani ibumu!” Lantas saja bayi itu membuka matanya dan tertawa.
Pada hari yang lain, Ia membantu ayahNya memanen hasil ladang. Banyaknya hasil panenan sebenarnya hanya satu timbangan, tetapi ketika ayahNya menyerahkan hasil panenan itu kepada Yesus, hasil panenan itu menjadi 100 timbangan. Yesus kemudian membagi-bagikan hasil panenan itu kepada orang-orang miskin.
2. Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan: "Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!"
Karena Maria mengingat akan perbuatan Yesus pernah melakukan berbagai keajaiban secara pribadi dan di muka umum pada masa kanak-kanakNya maka Maria memutuskan untuk meminta bantuan pada Yesus untuk segera menolong mempelai baru ini dalam pesta mereka.
D. Yohanes 2:6 Di situ ada enam tempayan yang disediakan untuk pembasuhan menurut adat orang Yahudi, masing-masing isinya dua tiga buyung.
6 tempayan bertakaran 2 atau 3 buyung melambangkan keterbatasan manusia. Tempayan ini berguna untuk mencuci kaki menurut adat orang Yahudi. Kita semua sebagai manusia serba terbatas dan tidak bisa melakukan hal-hal baik dari diri kita sendiri.
E. Yohanes 2:7 Yesus berkata kepada pelayan-pelayan itu: "Isilah tempayan-tempayan itu penuh dengan air." Dan mereka pun mengisinya sampai penuh. Yohanes 2:8 Lalu kata Yesus kepada mereka: "Sekarang cedoklah dan bawalah kepada pemimpin pesta." Lalu mereka pun membawanya.
Lalu Yesus berfirman agar mengisi tempayan-tempayan itu dengan air sampai penuh dan para pelayan rumah segera mengisi apa yang Yesus perintahkan.
Ketika kita hendak mengharapkan suatu mujizat maka kita harus menunggu perintah firman dari Yesus agar berhasil dan menerima mujizat yang ajaib dariNya.
F. Yohanes 2:9 Setelah pemimpin pesta itu mengecap air, yang telah menjadi anggur itu — dan ia tidak tahu dari mana datangnya, tetapi pelayan-pelayan, yang mencedok air itu, mengetahuinya — ia memanggil mempelai laki-laki, Yohanes 2:10 dan berkata kepadanya: "Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang."
Tampaknya yang menikah ini adalah keluarga kaya karena memiliki anggur, pelayan, pemimpin pesta, banyak tempayan. Hanya saja pesta mereka menjadi kekacauan dari pihak keluarga pesta yang tidak mengira bahwa akan banyak orang yang hadir di pesta mereka oleh sebab ada Rabi terkenal, yaitu Yesus dan mereka mengenalNya sebagai Mesias mereka sebab mereka telah mendengar kabar-kabar tentang kehidupan Yesus yang ajaib.
Pemimpin pesta sangat terkejut melihat air berubah menjadi anggur.
Demikianlah bila kita memberikan pengharapan kita kepada Yesus dengan lebih lagi maka kita akan menikmati kesuksesan dan keajaiban yang indah pada waktu yang tidak kita duga kapan pun itu. Mungkin kita mengalami kepanikan, keterbatasan dan ketidakberdayaan. Ada waktu dimana kita sepertinya habis akal, habis daya dan tidak mengetahui lagi apa yang harus diperbuat. Namun kali ini kita belajar bahwa ada Yesus yang dapat menjadi sumber pengharapan kita. Yesus dapat membuat keadaan yang sepertinya tawar, tiada rasa, kalut, serba tidak pasti, seolah-olah kacau, merasa sepertinya dipermalukan, merasa hidup tiada arti, merasa sudah gagal semua, tidak bisa tertolong lagi menjadi keadaan yang ajaib dan tidak masuk akal, manis, indah, cantik, teratur, baru, terobosan besar, ada pertolongan yang tiba-tiba dan benar-benar mujizat dalam hidup kita. Alangkah menakjubkan dan mengagumkannya Yesus kita ini.
G. Yohanes 2:11 Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya.
Kalau Alkitab menjadi tanda-tanda Yesus yang pertama artinya ialah ini tanda-tanda keajaiban yang Yesus perbuat di depan orang banyak di masa dewasaNya.
Yesus pernah membuat mujizat waktu Petrus dan teman-temannya hendak menjala ikan dan ketika Yesus berfirman lalu Petrus dan teman-temannya menaati perintah Yesus maka mereka mendapat ikan yang sangat banyak sekali. Dimana Yesus mendapat murid-muridNya yang pertama. Petrus di kala itu memang anak orang kaya yang memiliki banyak kapal penangkap ikan di sekitar danau Galilea. Di Israel, kita bisa melihat adanya kapal-kapal milik keluarga Petrus yang sudah sangat tua bahkan kita bisa menjumpai betapa luas dan besarnya rumah ayah Petrus dan keluarga Petrus disana. Luk 5:1-11.
Dalam kisah air menjadi anggur ini dikatakan bahwa Yesus sudah memiliki murid-muridNya artinya ini adalah kisah Yesus memberikan mujizatNya yang pertama di muka umum.
Kisah air menjadi anggur tanpa alkohol dalam jaman Yesus, pernah terjadi di Soe, Timor-Timor tahun 1965. Air menjadi anggur tanpa alkohol pernah terjadi lagi di Soe tahun 2000 ketika umat Tuhan disana berdoa agar Tuhan Yesus menyatakan kembali mujizatNya dimana air bisa menjadi anggur tanpa alkohol. Joshua Mills seorang hamba Tuhan di Amerika Serikat pernah 2 kali menerima mujizat air menjadi anggur tanpa alkohol. Dalam beberapa waktu di berbagai belahan dunia telah banyak umat Tuhan mendapat mujizat air menjadi anggur tanpa alkohol ketika berdoa di dalam nama Tuhan Yesus agar mujizat air menjadi anggur terjadi.
Inti dari kisah ini ialah apapun masalah kita bila tidak ada lagi yang bisa menolong kita maka kita bisa memiliki pengharapan pasti dan pertolongan pasti yang datang dari Surga dengan kita datang kepada Yesus, satu-satunya pertolongan kita yang ajaib, pasti, selalu tepat waktu dan heran. Semua pasti bisa menjadi manis ketika kita serahkan semua persoalan yang tidak sanggup kita buat sehingga mujizat yang dari Tuhan Yesus terjadi dan bisa kita alami, nikmati dan syukuri.
Anugerah dan perkenanan Tuhan Yesus siap Dia curahkan kepada kita. Datanglah kepada Yesus. Yesus sungguh-sungguh ajaib.
Apakah ini, hilang dicari, ketemu diinjak? Sendal jepit.
Biasanya kalau kita mencari biasanya akan kita simpan sebab barang itu kita sayang dalam artian barang itu berguna. Namun kali ini kita cari lalu pasti kita buang. Hayo, apakah itu ya? Upil.
II. Masuk Surga kekal.
Sangat disayangkan bila kita tidak menerima kepastian akan kemana kita kelak sesudah kita meninggal.
Firman Tuhan Yesus berkata;
Efesus 2:6 dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga,
A. Hanya dalam Yesus saja kita diselamatkan dan masuk Surga.
B. Bagaimana cara dapat jaminan masuk Surga?
Roma 10:9-10 Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.
Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.
Caranya adalah kita berdoa dengan kuat segenap hati dan mengucap dengan mulut menerima Yesus sebagai Tuhan dalam hati kita maka jaminan masuk Surga kita dapatkan sekarang juga.
C. Doa menerima Yesus.
Mari kita berdoa:
"Tuhan Yesus, saya bertobat dari semua dosa saya dan ampunilah saya dengan pengorbananMu di salibMu. Saya menerima Yesus sebagai Tuhan dalam hati saya. Terima kasih Tuhan Yesus. Amin."
Kita diselamatkan bukan dengan perbuatan melainkan dengan iman dalam Yesus.
D. Apa yang harus dilakukan selanjutnya?
1. Bacalah Alkitab secara rutin tiap hari agar iman kita bertumbuh.
2. Pergi dan setia beribadahlah di gereja yang sehat dan bertumbuh dalam pengenalan akan Tuhan.
3. Layanilah Tuhan Yesus dengan hidup kita dalam iman di tiap kehidupan kita masing-masing dengan bersukacita dan berbahagia dalam hidup kita bersama Tuhan Yesus.
4. Rayakan hidup ini dan jadilah berkat bersama-sama orang-orang terdekat dan orang-orang di sekitar kita.
5. Ajaklah orang-orang terdekat kita, orang-orang yang di sekitar lingkungan kita dan banyak orang untuk datang kepada Yesus Tuhan dan miliki kebahagiaan Tuhan yaitu satu jiwa bertobat maka seluruh isi Surga bersorak-sorak.
Datanglah kepada Yesus.
Tuhan Yesus Kristus memberkati.
Langganan:
Komentar (Atom)



