Minggu, 07 Agustus 2016


Awasilah dirimu #2

Awasilah dirimu.

1 Timotius 4:16  Awasilah dirimu sendiri dan awasilah ajaranmu. Bertekunlah dalam semuanya itu, karena dengan berbuat demikian engkau akan menyelamatkan dirimu dan semua orang yang mendengar engkau.









I. Awasilah dirimu #2.

Mawas diri.

1 Timotius 4:16  Awasilah dirimu sendiri dan awasilah ajaranmu. Bertekunlah dalam semuanya itu, karena dengan berbuat demikian engkau akan menyelamatkan dirimu dan semua orang yang mendengar engkau.

1. Konspirasi dalam diri.

Bila ingin mengubah ideologi dengan rekayasa dan tentu saja ini membutuhkan:

- rasa pengkhianatan.

- dendam yang begitu menyakitkan.

- suka mengorbankan perasaan orang.

- kesenangan untuk melihat penderitaan orang lain.

Untuk mengubah dasar dan prinsip-prinsip yang telah teguh selama berabad-abad maka dibutuhkan hal-hal demikian bahkan bila tidak berhasil maka tentunya kekerasan, aniaya dan peranglah atas nama Tuhan terkadang yang menjadi jawaban akhirnya.

2. Kebenaran Yesus berlawanan dengan dunia fasik.

Matius 10:34  "Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.

Ajaibnya, Yesus memakai para muridNya yang dipenuhi dengan RohNya yang tanpa batas ini sanggup mengubahkan dunia tanpa pedang, tanpa menyiksa siapapun, tanpa membunuh, tanpa pertempuran.

3. Bagaimana kita mengawasi diri?

a. Kita yang telah menerima Yesus hendaklah mengawasi diri kita dengan

- apakah kita masih mengasihi Tuhan Yesus dengan kadar dan hati yang sama ataukah kita menjalani kehidupan ini dengan merasa sebuah rutinitas atau kebosanan?

Roma 12:9  Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik.

- bagaimana dengan saat teduh (waktu merenungkan firman Tuhan Yesus) kita? Apakah masih kita terbakar dan menyala-nyala bagi Yesus atau sudah mulai bolong-bolong saat teduh kita atau bahkan sudahkah kita tinggalkan saat teduh kita?

Mazmur 1:2-3  tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.
Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

b. Mengawasi yang kita ajarkan.

Mengawasi ajaran yang kita ajarkan kepada orang lain dan kepada diri kita sendiri.

Kolose 2:8  Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus.

- apakah kita mengajarkan kepada diri kita dengan kualitas dan standar tinggi ataukah sudah kita buat ajaran kompromi dengan keduniawian, kedagingan dan kejahatan hati?

- apakah kita terpengaruh dengan ajaran lain yang pada dasarnya kita ketahui itu bukan ajaran firman Tuhan Yesus lalu kita jadikan ajaran itu sebagai yang sama dengan firman Tuhan bahkan yang lebih parah kita mengganti kebenaran firman Tuhan Yesus dengan ajaran lain itu?

- apa kita punya kadar hati yang sama menyala-nyala kepada Tuhan Yesus di dalam kehidupan kita sehari-hari bertemu dengan orang-orang, termasuk ketemu dengan orang yang hatinya condong pada kejahatan? Apa hati kita tetap sama terbakar bagi Yesus ketika tidak ada orang yang melihat kita?

- apa diri kita tetap memegang kebenaran dengan teguh di saat tidak ada yang kenal kita atau saat kita sendirian dan punya kesempatan besar berbuat hal-hal yang buruk dan jahat.

c. Bertekun dalam semuanya itu.

- masihkah kita radikal dengan kebenaran di dalam Yesus? Radikal dalam gaya hidup, radikal dalam merenungkan firman Tuhan Yesus, radikal dalam kepenuhan Roh Tuhan Yesus, radikal memberitakan Injil kerajaan Tuhan.

- mari kita melihat diri kita apakah kita menjadi dampak menjadi bagi Tuhan Yesus?

d. Tujuan:

- menyelamatkan diri kita.

- menyelamatkan semua orang yang mendengar.

- menghadirkan Yesus yang mengubahkan semua hal sehingga hidup kita tidak akan pernah sama.

Tuhan Yesus memberkati.










II. Masuk Surga kekal.

Sangat disayangkan bila kita tidak menerima kepastian akan kemana kita kelak sesudah kita meninggal.

Firman Tuhan Yesus berkata;

Efesus 2:6  dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga,

A. Hanya dalam Yesus saja kita diselamatkan dan masuk Surga.

B. Bagaimana cara dapat jaminan masuk Surga?

Roma 10:9-10  Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.
Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.

Caranya adalah kita berdoa dengan kuat segenap hati dan mengucap dengan mulut menerima Yesus sebagai Tuhan dalam hati kita maka jaminan masuk Surga kita dapatkan sekarang juga.

C. Doa menerima Yesus.

Mari kita berdoa:

"Tuhan Yesus, saya bertobat dari semua dosa saya dan ampunilah saya dengan pengorbananMu di salibMu. Saya menerima Yesus sebagai Tuhan dalam hati saya. Terima kasih Tuhan Yesus. Amin."

Kita diselamatkan bukan dengan perbuatan melainkan dengan iman dalam Yesus.

D. Apa yang harus dilakukan selanjutnya?

1. Bacalah Alkitab secara rutin tiap hari agar iman kita bertumbuh.
2. Pergi dan setia beribadahlah di gereja yang sehat dan bertumbuh dalam pengenalan akan Tuhan.
3. Layanilah Tuhan Yesus dengan hidup kita dalam iman di tiap kehidupan kita masing-masing dengan bersukacita dan berbahagia dalam hidup kita bersama Tuhan Yesus.
4. Rayakan hidup ini dan jadilah berkat bersama-sama orang-orang terdekat dan orang-orang di sekitar kita.
5. Ajaklah orang-orang terdekat kita, orang-orang yang di sekitar lingkungan kita dan banyak orang untuk datang kepada Yesus Tuhan dan miliki kebahagiaan Tuhan yaitu satu jiwa bertobat maka seluruh isi Surga bersorak-sorak.

Datanglah kepada Yesus.

Tuhan Yesus Kristus memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar