Minggu, 07 Agustus 2016



Awasilah dirimu #4

Matius 13:19-23  Kepada setiap orang yang mendengar firman tentang Kerajaan Sorga, tetapi tidak mengertinya, datanglah si jahat dan merampas yang ditaburkan dalam hati orang itu; itulah benih yang ditaburkan di pinggir jalan.
Benih yang ditaburkan di tanah yang berbatu-batu ialah orang yang mendengar firman itu dan segera menerimanya dengan gembira.
Tetapi ia tidak berakar dan tahan sebentar saja. Apabila datang penindasan atau penganiayaan karena firman itu, orang itu pun segera murtad.
Yang ditaburkan di tengah semak duri ialah orang yang mendengar firman itu, lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah.
Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat."










I. Awasilah dirimu #3.

Ujian hati.

Matius 13:19-23  Kepada setiap orang yang mendengar firman tentang Kerajaan Sorga, tetapi tidak mengertinya, datanglah si jahat dan merampas yang ditaburkan dalam hati orang itu; itulah benih yang ditaburkan di pinggir jalan.
Benih yang ditaburkan di tanah yang berbatu-batu ialah orang yang mendengar firman itu dan segera menerimanya dengan gembira.
Tetapi ia tidak berakar dan tahan sebentar saja. Apabila datang penindasan atau penganiayaan karena firman itu, orang itu pun segera murtad.
Yang ditaburkan di tengah semak duri ialah orang yang mendengar firman itu, lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah.
Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat."

A. Latar belakang firman Tuhan.

1. Benih: firman Tuhan Yesus.

2. Tanah: hati orang percaya.

Macam jenis tanah.

a. Pinggir jalan: orang percaya yang mudah dialihkan fokusnya keluar dari firman Tuhan karena tidak serius dengan Tuhan.

b. Berbatu-batu: orang percaya yang senang mendengar firman Tuhan namun yang menurut kesukaan mereka (kalau yang tidak perlu bagi mereka dianggap angin lalu tapi kalau tersinggung maka mereka cepat protes) saja sehingga bila datang penindasan dan aniaya maka mereka segera murtad.

c. Semak duri: orang percaya yang bertumbuh imannya tetapi gara-gara kekuatiran dan tipu daya kekayaan maka kehidupan kita tidak berbuah sama sekali.

d. Subur: orang percaya yang serius mendengar dan melakukan firman Tuhan sehingga berbuah 30, 60, 100 kali lipat.

Tiap orang percaya sebenarnya memiliki potensi hati yang sama. Masalahnya ialah apakah kita tetap menjadi hati yang subur akan firman Tuhan ataukah tidak?

B. Ujian hati.

Kali ini mari kita menguji hati kita bagaimanakah hati kita dengan Tuhan Yesus menurut beberapa contoh berikut sehingga kita dapat menguji kadar hati masing-masing.

1. Barry remaja laki-laki atau kaum muda laki-laki yang bersemangat waktu ibadah di gereja namun suatu hari kita merasa sesuatu berbeda. Mendadak angin sepoi-sepoi bertiup, bunga-bunga berjatuhan, ada pelangi, cahaya kerlap-kerlip muncul dan seperti ada cahaya terang bersinar hanya di satu cewek remaja yang cantik bernama Reni dengan rambutnya yang bergelombang terkena tiupan angin padahal Reni tidak seiman. Seolah-olah kita cuma tertarik sama Reni seorang sementara yang lain lewat. Sangat disayangkan ternyata ada si Ester yang lebih cantik dan seiman sudah lama menaruh hati malah dilewatkan sama sekali. Reni pun menaruh hati kepada kita tapi memberi pilihan untuk kita melepas Yesus. Barry pun menghadapi dilema dengan pilihannya. Nah, cowok kaum muda percaya, apakah kita mau menjadi Barry?

2. Martin harus mempertaruhkan prinsip-prinsip kebenaran yang dipegangnya berhubung diajak terus oleh bosnya untuk berjalan night life alias kehidupan malam. Martin dibayar ke klubing, dibayar wine yang mahal, dibayar cewek-cewek cantik dan dibayar makanan mewah di berbagai resto yang mahal-mahal. Bila dia rajin menemani bosnya dan meninggalkan Yesus maka ia akan mendapatkan jabatan yang lebih tinggi dari yang tadinya jadi karyawan yang dipercaya menjadi pejabat perusahaan bosnya, diberi gaji lebih tinggi dan bahkan dijanjikan akan dipercayakan memimpin salah satu perusahaannya. Bagaimana dengan kita? Apakah keputusan yang sama akan kita ambil bila kita di posisi Martin?

3. Luki seorang yang dipercaya atasannya yang sangat kaya sebab prestasi di perusahaan tempat ia bekerja menghasilkan keuntungan yang sangat besar berlipat-lipat ganda sejak ia mulai bekerja di perusahaannya. Pak Budi, sang bos merasa yakin untuk memberikan sebagian besar kekayaan kepada Luki. Pak Budi telah memberi gaji besar kepada Luki dan kini sebagai jasa atas Luki memperoleh laba yang sangat besar di perusahaan maka pak Budi ingin memberi pulau pribadinya, 2 mobil sportnya dari 8 mobilnya yang ada, satu pesawat jet pribadi, satu rumah mewah minimalis dari 12 rumah pribadi bosnya, plus uang 9 milyar asal Luki mau naik jabatan lebih tinggi dan meninggalkan Tuhan Yesus. Meskipun ini hanyalah kisah fiksi namun bila ini terjadi kepada kita, apa kita memiliki hati yang sama untuk mengasihi Yesus dengan lebih lagi ataukah kita mau meninggalkan Yesus demi mendapat semua harta yang sangat bernilai bagi kita?

C. Solusi.

Kita perlu mengawasi diri kita dengan kita move-on atau maju terus di dalam pertumbuhan iman kita dalam Tuhan Yesus dengan cara memiliki:

a. Hati yang sama.

- apa masih kita saat teduh dengan lama waktunya bersama Tuhan Yesus?

- masihkah kita tetap berdoa, memuji dan menyembah Tuhan Yesus dengan kegairahan yang sama bahkan lebih lagi?

b. Ucapan syukur berlimpah.

- seberapa yang kita miliki saat ini maka apakah kita bersyukur dengan apa adanya?

Ibrani 13:5  Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau."

- sudahkah kita mengucap syukur hari ini dan saat ini?

1 Tesalonika 5:18  Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.

- apa kita mengucap syukur kepada Tuhan Yesus dengan berkat sekecil apapun yang diberikan kepada kita?

- benarkah kita mengucap syukur dalam segala hal termasuk saat kita sedang dalam keadaan sukar, ditindas, penuh tekanan, penderitaan dan aniaya?

c. Keradikalan seumur hidup.

Keradikalan hidup dalam Tuhan Yesus sangat kita perlukan dengan cara:

- keintiman dengan Tuhan Yesus.

Mazmur 25:14  TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka.

- penginjilan.

Matius 28:19-20  Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

d. Komunitas orang beriman.

Amsal 27:17  Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya.

Ini firman Tuhan sangat cocok untuk kehidupan berkomunitas (kelompok) kecil. Komunitas kecil ini berguna untuk menyatakan kasih Yesus seperti:

- pencurahan hadirat pengurapan Tuhan Yesus yang kuat dan dahsyat serta saling membagikan firman Tuhan agar saling menasihati, saling menghibur dan saling menguatkan.

- membangun iman, pengharapan dan kasih untuk impian lebih besar, berkemenangan, penuh kekuatan, sukacita, kemerdekaan, promosi demi promosi, multiplikasi, keberhasilan, keberuntungan, terus terjadinya terobosan demi terobosan yang lebih dahsyat dan lebih indah tiap hari dalam penderitaan, cobaan, kegagalan, kesukaran, aniaya, kesengsaraan, tekanan.

- menjalin kekeluargaan sesama seiman sehingga yang terhilang didapatkan kembali, yang terikat dilepaskan, yang lemah dikuatkan, yang remuk dipulihkan, yang sakit disembuhkan, yang miskin diperkaya.

- membudayakan penundukan diri terhadap otoritas sehingga kita akan mudah terbiasa menghidupi karakter Yesus.

- wadah memecahkan solusi atas tiap masalah dan menjadi berkat bagi sesama.

- menerima pengajaran dan didikan rohani dari ketua komunitas sel (kelompok kecil atau COOL atau FA atau lainnya) kita sehingga membuat diri kita kuat dalam Tuhan, diperlengkapi selalu, menjadi hamba Tuhan yang melayani dan menjadi kepala atau pemimpin atau orang yang mempengaruhi dunia dengan nilai-nilai dan kuasa Tuhan Yesus yang sangat berharga dan ajaib.

Tetap pegang iman dalam Tuhan Yesus dan tetap awasi diri kita di dalam anugerahNya.

Tuhan Yesus memberkati.

















II. Masuk Surga kekal.

Sangat disayangkan bila kita tidak menerima kepastian akan kemana kita kelak sesudah kita meninggal.

Firman Tuhan Yesus berkata;

Efesus 2:6  dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga,

A. Hanya dalam Yesus saja kita diselamatkan dan masuk Surga.

B. Bagaimana cara dapat jaminan masuk Surga?

Roma 10:9-10  Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.
Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.

Caranya adalah kita berdoa dengan kuat segenap hati dan mengucap dengan mulut menerima Yesus sebagai Tuhan dalam hati kita maka jaminan masuk Surga kita dapatkan sekarang juga.

C. Doa menerima Yesus.

Mari kita berdoa:

"Tuhan Yesus, saya bertobat dari semua dosa saya dan ampunilah saya dengan pengorbananMu di salibMu. Saya menerima Yesus sebagai Tuhan dalam hati saya. Terima kasih Tuhan Yesus. Amin."

Kita diselamatkan bukan dengan perbuatan melainkan dengan iman dalam Yesus.

D. Apa yang harus dilakukan selanjutnya?

1. Bacalah Alkitab secara rutin tiap hari agar iman kita bertumbuh.
2. Pergi dan setia beribadahlah di gereja yang sehat dan bertumbuh dalam pengenalan akan Tuhan.
3. Layanilah Tuhan Yesus dengan hidup kita dalam iman di tiap kehidupan kita masing-masing dengan bersukacita dan berbahagia dalam hidup kita bersama Tuhan Yesus.
4. Rayakan hidup ini dan jadilah berkat bersama-sama orang-orang terdekat dan orang-orang di sekitar kita.
5. Ajaklah orang-orang terdekat kita, orang-orang yang di sekitar lingkungan kita dan banyak orang untuk datang kepada Yesus Tuhan dan miliki kebahagiaan Tuhan yaitu satu jiwa bertobat maka seluruh isi Surga bersorak-sorak.

Datanglah kepada Yesus.

Tuhan Yesus Kristus memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar