Minggu, 07 Agustus 2016
Awasilah dirimu.
1 Timotius 4:16 Awasilah dirimu sendiri dan awasilah ajaranmu. Bertekunlah dalam semuanya itu, karena dengan berbuat demikian engkau akan menyelamatkan dirimu dan semua orang yang mendengar engkau.
I. Awasilah dirimu.
Kebenaran kehidupan Yesus.
Lukas 2:52 Dan Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikmat-Nya dan besar-Nya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia.
A. The lost year of Jesus.
a. Kisah penemuan kitab The lost year of Jesus.
Bila ada kitab yang berjudul "The lost year of Jesus" maka itu adalah kitab yang bisa kita simak untuk kita ketahui apa sebenarnya kitab ini.
Kitab The lost year of Jesus ini menceritakan tentang kehidupan Yesus selama 18 tahun masa Yesus tidak diceritakan di Alkitab.
Nicolai Notovich, seorang pengembara Rusia dan sekaligus jurnalis yang telah sampai ke salah satu biara terjauh diujung langit, yaitu dibiara Hemis, sekitar 20 mil sebelah tenggara Leh, di Tibet.
Di biara tersebut terdapat 84.000 (empat puluh enam ribu) gulungan naskah kuno, yang masih dipelihara.
Diantara puluhan ribu gulungan tersebut terdapat cerita mengenai Yesus. Pendeta di biara Hemis, menceritakan kepada pengembara Rusia ini, bahwa naskah mengenai Yesus dibawa ke Tibet dari India dan Nepal. Naskah aslinya ditulis dalam bahasa Pali dan disimpan di Lhasa, ibukota Tibet. Salinan dalam bahasa Tibet nya disimpan di biara Hemis ini.
Naskah tersebut menceritakan pada ayat ke-5 bagian ke-4, menceritakan hal berikut ini:
Tidak lama setelah itu, seorang anak yang molek dilahirkan dinegeri Israel. Tuhan sendiri langsung berbicara kepada anak ini, menerangkan kurang berartinya lahiriyah, dan mulianya rohani.
Kedua orang tua anak itu miskin, dan termasuk keluarga yang terhormat karena kesalehan mereka dan mereka telah lupa akan keturunan yang mulia dibumi, me-MahaSuci-kan Sang Pencipta dan memberkahi mereka yang malang, yaitu agar mereka dianugerahi.
Anak yang diberkahi, yang kepadanya mereka berikan nama Isa, mulai membicarakan ke Esa an dan ke Tauhid an Ilahi sejak masa kanak-kanak. Ia memperingatkan orang-orang yang sesat untuk bertobat dan membersihkan dosa-dosa mereka.
Ketika Isa mencapai usia 13 tahun, yang pada usia itu bangsa Israel biasanya memungut isteri, ada yang menginginkan Isa untuk menjadi menantunya, karena diskusi-diskusinya yang menggunggah keimanan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan karena kemasyhurannya yang sudah tersebar luas.
Pada waktu itu juga Isa secara rahasia telah menghilang dari rumah orang tuanya. Dia meninggalkan Yerusalem, bergabung dengan para pedangan menuju Sind. Dia berniat untuk menyempurnakan dirinya mencari pengertian mengenai Ilahi dan mempelajari hukum-hukum Budha.
Yesus, setelah menetap beberapa lama di Sind, melanjutkan perjalanan Ainjab. Masyarakat Ainjab yang menyembah Tuhan Jaina, memohon kepadanya, agar sudi menetap dengan mereka. Tapi Isa tetap melanjutkan perjalannya ke Jagannath di negeri Orissa, dimana tinggal Viaya-Krisnha.
Disini, Yesus diterima dengan suka cita oleh para pendeta Brahma, dan mengajaknya untuk membeca kitab Weda. Yesus berada di sekitar Jagannath, Rajagriba dan Benares, selama 6 tahun. Dia amat termasyhur dikalangan masyarakat, termasuk dikalangan kaum Waisya dan Sudra. Yesus, mempunyai musuh pertamanya dari kalangan Brahma, karena beliau mengajarkan persamaan derajat diantara umat manusia, suatu hal yg sangat ditentang oleh kaum Brahma.
b. Bantahan The lost year of Jesus.
Bulan Oktober 1894, Max Muller seorang professor bahasa Eropa modern dan perbandingan philology di Universitas Oxford menulis kritik terhadap buku Notovitch. Dia menulis buku dengan judul “The Alleged Sojourn of Christ in India” yang intinya menyatakan bahwa buku yang ditulis oleh Notovitch palsu adanya. Selain itu Muller mengingatkan bahwa dokumen yang menjadi buku “The Life of Saint Issa” tidak pernah tercatat di Kanjur atau Tanjur. Sebab semua dokumen yang diakui oleh agama Budha akan dimasukkan dalam katalog standard yaitu Kanjur atau Tanjur. Kemudian Archibald Douglas seorang professor di Universitas Negeri di Agra, India menguji kisah Notovitch dengan pergi mengunjungi biara di Himis. Douglas kemudian menunjukkan buku Notovitch kepada pemimpin Lama yang disampaikan melalui seorang penterjemah.
Ternyata jawaban pemimpin Lama tersebut adalah:
“Saya telah menjadi Lama selama 42 tahun, dan sudah mengenal dengan baik semua Kitab Budha dan naskah kuno, dan saya tidak pernah mendengar salah satunya menyinggung nama Isa, dan menurut sasya dokumen semacam itu tidak pernah ada. Saya telah menghubungi beberapa pemimpin Lama di biara lain, dan mereka juga mengatakan tidak memiliki kitab atau naskah kuno yang menyinggung nama Isa”.
Itu sebabnya Douglas menyatakan bahwa buku Notovitch yang berjudul “The Life of Saint Issa: Best of the Sons of Men” terbukti palsu. Dalam tulisannya, Douglas menyatakan:
“Saya telah mengunjungi Himis dan telah bersabar dan mengadakan penyelidikan untuk menemukan kebenaran tentang kisah luar biasa N. Notovitch. Dengan hasil, saya tidak menemukan apapun untuk mendukung tulisannya. Semua buktinya tertelan dalam bayangan keraguan. Jelas sekali bahwa tidak pernah ada naskah yang Notovitch mengaku menyalinnya di biara Himis, dan karena itu adalah mustahil ia dapat “menyalinnya”
B. Unknown life of Jesus Christ.
a. Kisah buku Unknown life of Jesus Christ.
Nicholas Notovitch, seorang jurnalis Rusia, dalam bukunya Unknown Life of Jesus Christ. ‘Teori aneh’ yang lain menyatakan bahwa Yesus memang disalibkan tetapi tidak mati ! Teori ini disebut dengan ‘teori pingsan’. Teori ini menyatakan bahwa Yesus yang terluka dan koma tersebut diletakkan didalam sebuah kubur (batu). Beberapa hari kemudian, Yesus ‘bangun’ dari koma, kemudian melepaskan diri.
b. Bantahan terhadap Unknown life of Jesus Christ.
Teori Unknown Life of Jesus Christ ini sama sekali tidak dapat diterima oleh akal sehat. Mengapa? Berikut beberapa alasan logis:
Sebelum Yesus disalibkan, dicatat bahwa Dia disesah. Penyesahan pada masa itu umumnya dilakukan dengan pencambukan. Eusebius (abad ke-3) menggambarkan bahwa pada saat pencambukan, terlihat otot dan tulang maupun isi perut. Akibat yang ditimbulkan adalah terjadinya hipovolemik atau dikenal dengan kehabisan cairan darah. Hipovolemik menyebabkan jantung seseorang berdetak semakin kencang hingga akhirnya mengakibatkan gagal jantung. Kesaksian para penulis Injil Kanonik menyatakan bahwa ketika Yesus disalib, para prajurit hendak mematahkan kaki-Nya untuk mempercepat kematian-Nya, namun mereka tidak melakukannya karena Dia sudah mati.
Selanjutnya, seorang prajurit menikam lambung Yesus untuk mengkonfirmasi kematian-Nya. Juga dicatat bahwa yang mengalir keluar dari luka tikaman tersebut adalah darah dan air. Dan ‘air’ yang keluar itu adalah serum darah atau macam kandungan protein dalam darah. Hanya setelah kematian barulah darah berpisah dari 'air' atau serum darah.
Bagaimanakah mungkin para prajurit yang terlatih tidak menyadari apabila Yesus sekedar pingsan saja? Kalau Yesus benar-benar disalibkan seperti ditunjukkan didalam uraian diatas maka hanya ada satu kepastian: Yesus benar-benar mati ! Dan teori pingsan hanya sebuah teori spekulatif belaka!
Galatia 1:6-9 Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain,
yang sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Kristus.
Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia.
Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia.
Kita telah melihat bagaimana kehidupan Yesus Kristus selama di Bumi khususnya pada masa usia 13 sampai 30 tahun telah diselewengkan fakta dan sejarahnya.
Namun demikian ternyata Tuhan sendiri membuka aib dan kesalahan yang mereka lakukan sebab sepintar-pintarnya orang menipu pasti akan ketahuan.
Karena itu kita bisa mengawasi diri kita dalam kebenaran firman Tuhan Yesus sehingga kehidupan kita adalah kehidupan yang selaras dengan firman Tuhan Yesus itu sendiri.
Tuhan pasti menjaga hidup kita dan itu pasti. Masalahnya adalah kita diperintahkan Tuhan untuk menjaga diri, mengawasi diri.
Bagaimana mengawasi diri?
a. Taat mutlak terhadap kebenaran.
Kunci dari kita bisa mengawasi diri ada dalam pikiran hati. Pikiran hati kita senang sekali memberontak, suka sekehendak hati, senang macam-macam yang buruk-buruk. Oh, ini buruk sekali. Pikiran hati hanya bisa diatur dan dikendalikan dengan prinsip-prinsip kebenaran. Prinsip-prinsip kebenaran hanya ada dalam The Best Manual Book of Life yaitu Alkitab.
Prinsip-prinsip kebenaran bisa kita hidupi hanya bila kita merenungkan firman Tuhan dan melakukannya agar pikiran hati menjadi lurus, sehat, benar dan hidup.
Pikiran hati kita akan yang terus dilatih dalam kebenaran akan memberikan sikap hidup yang hanya menghidupi kebenaran di dalam Tuhan Yesus.
b. Tunduk kepada otoritas.
Kadang kita suka keras dan memberontak kepada pemimpin, entah itu suami, orangtua, guru, para gembala, para mentor rohani, atasan kita, bos, pemerintah padahal maksud mereka selalu baik, selalu mengharapkan yang terbaik terjadi dan rindu agar kita menjadi orang mulia. Mereka mengharapkan yang terbaik, memberi nasihat, memberi doa, meneladani yang baik kepada kita agar kita tetap berada dalam jalur kebenaran, tetap dalam kehidupan yang teratur dan beradab, tetap maju.
Ibrani 13:17 Taatilah pemimpin-pemimpinmu dan tunduklah kepada mereka, sebab mereka berjaga-jaga atas jiwamu, sebagai orang-orang yang harus bertanggung jawab atasnya. Dengan jalan itu mereka akan melakukannya dengan gembira, bukan dengan keluh kesah, sebab hal itu tidak akan membawa keuntungan bagimu.
1 Petrus 2:13 Tunduklah, karena Allah, kepada semua lembaga manusia, baik kepada raja sebagai pemegang kekuasaan yang tertinggi,
1 Petrus 5:5 Demikian jugalah kamu, hai orang-orang muda, tunduklah kepada orang-orang yang tua. Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab:"Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati."
1 Petrus 2:18 Hai kamu, hamba-hamba, tunduklah dengan penuh ketakutan kepada tuanmu, bukan saja kepada yang baik dan peramah, tetapi juga kepada yang bengis.
Ada anugerah pasti dalam Tuhan Yesus. Ada masa depan pasti dalam Tuhan Yesus. Jadi hiduplah selalu memandang kuasa kebangkitan Tuhan Yesus agar hidup kita tetap terjaga, tetap segar, tetap meningkat dan kian berdampak kebenaran kepada banyak jiwa agar Tuhan Yesus dimuliakan di dalam jiwa-jiwa dan dalam segala hal.
Tuhan Yesus memberkati.
II. Masuk Surga kekal.
Sangat disayangkan bila kita tidak menerima kepastian akan kemana kita kelak sesudah kita meninggal.
Firman Tuhan Yesus berkata;
Efesus 2:6 dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga,
A. Hanya dalam Yesus saja kita diselamatkan dan masuk Surga.
B. Bagaimana cara dapat jaminan masuk Surga?
Roma 10:9-10 Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.
Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.
Caranya adalah kita berdoa dengan kuat segenap hati dan mengucap dengan mulut menerima Yesus sebagai Tuhan dalam hati kita maka jaminan masuk Surga kita dapatkan sekarang juga.
C. Doa menerima Yesus.
Mari kita berdoa:
"Tuhan Yesus, saya bertobat dari semua dosa saya dan ampunilah saya dengan pengorbananMu di salibMu. Saya menerima Yesus sebagai Tuhan dalam hati saya. Terima kasih Tuhan Yesus. Amin."
Kita diselamatkan bukan dengan perbuatan melainkan dengan iman dalam Yesus.
D. Apa yang harus dilakukan selanjutnya?
1. Bacalah Alkitab secara rutin tiap hari agar iman kita bertumbuh.
2. Pergi dan setia beribadahlah di gereja yang sehat dan bertumbuh dalam pengenalan akan Tuhan.
3. Layanilah Tuhan Yesus dengan hidup kita dalam iman di tiap kehidupan kita masing-masing dengan bersukacita dan berbahagia dalam hidup kita bersama Tuhan Yesus.
4. Rayakan hidup ini dan jadilah berkat bersama-sama orang-orang terdekat dan orang-orang di sekitar kita.
5. Ajaklah orang-orang terdekat kita, orang-orang yang di sekitar lingkungan kita dan banyak orang untuk datang kepada Yesus Tuhan dan miliki kebahagiaan Tuhan yaitu satu jiwa bertobat maka seluruh isi Surga bersorak-sorak.
Datanglah kepada Yesus.
Tuhan Yesus Kristus memberkati.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar