Rabu, 05 Oktober 2016



Rahasia anak-anak Tuhan


rahasia anak-anak Tuhan

Oh, sungguh luar biasa mengagumkannya anak-anak Adam, anak-anak Abraham. Karena darah Tuhan, karena darah Kristus (darah Raja Maha Besar, Raja diatas segala raja) maka kita yang percaya Yesus sebagai Tuhan dalam hati kita karena ditebus darah Tuhan maka kita menjadi anak-anak Tuhan. Kita adalah anak-anak Tuhan.

Tadinya kita semua sudah berdosa. Rom 3:23. Dosa adalah dosa. Dosa bukan sekedar masalah. Tuhan tidak kompromi dengan dosa. Seperti anak bayi, ia tidak bisa membersihkan kotoran dirinya sendiri. Ia tidak tahu cara membersihkan dosa. Ia hanya tahu menangis, goyang-goyang tangan dan gelisah. Tetapi dia itu bukan membersihkan kotorannya. Harus orang tuanya. Begitu juga manusia tidak bisa membersihkan dosanya sendiri. Manusia bisanya berputar-putar di agama, ajaran moral, ajaran etika, tetapi bagian dosa tidak bisa kita bersihkan sendiri. Ams 14:12. Hanya Tuhan yang sanggup. Dan Tuhan Yesus telah menjadi manusia Kristus di bumi. Yesus telah menderita dalam karya salib-Nya. Ia menanggung semua dosa manusia, semua sakit penyakit kita, semua kutuk kita, semua kemiskinan kita, semua hukuman yang telah ditetapkan-Nya (hukuman Tuhan telah Ia tanggung sendiri). Yesus tidak menganggap diri-Nya sebagai Tuhan saat Ia menderita sampai mati dalam karya salib-Nya. Tubuh Yesus sudah tercabik-cabik. Daging-Nya sudah terkoyak-koyak. Darah-Nya sudah dicurahkan. Sekalipun demikian dengan perkataan-Nya sendiri Ia telah katakan bahwa Ia adalah Tuhan. Yoh 13:13. Ia telah berkata bahwa Ia adalah Jalan, Kebenaran, Hidup. Artinya Ia berkata bahwa Ia adalah Sorga (Swarga: jalan; loka: lurus/kebenaran -- Sorga adalah jalan, kebenaran, hidup). Yoh 14:6.

Oleh darah Yesus dalam iman menerima Yesus sebagai Tuhan dalam hati maka kita diselamatkan utuh. Ketika kita menerima Yesus sebagai Tuhan dalam hati kita maka kita sudah menerima nama-Nya. Artinya kita percaya Yesus. Kabar dahsyat indahnya. Firman Tuhan katakan bila kita menerima Yesus maka kita menjadi anak-anak Tuhan. Kita bayi-bayi jalanan. Kita terbuang namun Tuhan Yesus datang dan membersihkan dosa kita dengan darah-Nya. Kita sekarang sudah menerima Yesus sebagai Tuhan dalam hati kita maka kita menjadi anak-anak Tuhan. Yoh 1:12.

Sukacita luarbiasa. Kita adalah anak-anak Tuhan. Kita tadinya anak buangan kini diangkat jadi anak-anak-Nya. Artinya kita adalah anak-anak angkat Tuhan. Kita adalah anak-anak angkat Tuhan. Sungguh diluar dugaan kasih Tuhan kepada kita sangat dahsyat kasih-Nya. Tuhan tidak perlakukan kita sebagai anak angkat Tuhan. Tuhan tidak anggap kita sebagai anak tiri Tuhan. Ini indah. Tuhan memperlakukan kita sebagai anak kandung-Nya. Tuhan menganggap kita sebagai anak kandung-Nya. Kita istimewa. Langsung dari Tuhan untuk kita. Tuhan mengangkat kita sebagai anak-Nya. Tuhan Yesus membuat kita tidak sekedar jadi penghuni Sorga, tetapi menjadi anak-anak-Nya. Penghuni Sorga butuh tempat. Alamat kita pasti, yaitu Sorga. Yesus menjadikan kita sebagai keluarga Tuhan. Keluarga istana Sorga. Artinya kita bisa berbicara dan bertemu dengan Tuhan Yesus langsung di Sorga di dalam hati kita.

Anak-anak Tuhan artinya kita sama tidak tergoncangkannya seperti Tuhan. Kita tidak bisa digoyahkan. Kita tidak bisa ditembus apapun secara roh. Roh kita di Sorga, namun jiwa dan tubuh kita di bumi. Kita bisa memerintahkan banyak hal untuk sesama manusia. Kita bisa perintahkan berkat. Kita bisa perintahkan kemakmuran datang. Santet, pelet, tenung, teluh, gendam, guna-guna, hipnotis, mantra-mantra, kekuatan gaib, kuasa antikris, kemampuan gereja setan, kekuatan murid setan, kekuatan pemerintahan setan secara global, vodoo, kekuatan sihir, kutuk, kekuatan gelap apapun tidak bisa menembus pertahanan dan perlindungan Tuhan sempurna untuk anak-anak. Setan apapun tidak bisa masuk dan tidak ada ijin untuk dia bisa menyelusup pada kita. Hantu, pocong, werewolf, jin, arwah penasaran, arwah murka, vampir, kuntilanak, jenglot, tuyul, setan paling jahat, maut sekalipun tidak bisa bertahan di depan anak-anak Tuhan. Kitalah raja atas mereka. Mereka semua tawanan kita. Yesus sudah menang atas mereka. Mereka sudah kalah mutlak. Kita sudah menjadi anak-anak Tuhan artinya kita menjadi tidak terkalahkan. Di depan kita justru mereka akan lari. Mereka akan sujud gemetar sambil mundur kepanasan. Karena darah Yesus melindungi kita maka ada terang Tuhan memancar gilang gemilang dalam diri kita. Kita ada di Sorga. Kita ada di atas. Mereka dibawah. Mereka dalam gelap. Kita ada dalam terang Tuhan. Ketika kita datang tidak ada satupun mahluk jelek, jahat dan kejam itu sanggup berkuasa lagi. Lutut mereka langsung lemas. Seluruh kekuatan mereka hilang. Mereka akan langsung menyatakan menyerah. Kita yang sungguh-sungguh komitmen dalam Tuhan Yesus akan mendapati tidak akan terjadi transfer spirit yang jahat dalam suatu area mereka. Justru mereka melihat dengan jelas bahwa kehadiran kitalah yang menandakan daerah itu kini bukan mereka lagi penguasanya melainkan Tuhan Yesus sebagai Tuhan dalam diri kita. Kita menjadi penguasa di tempat itu dalam roh. Kita punya wibawa dan kekuatan yang segar dan selalu baru dari Sorga. Kita memerintah bersama Tuhan Yesus. Inilah kebenaran. Kita jadi teror tertinggi. Kita yang jadi penyakit yang sangat menyakitkan bagi mereka. Setan ada dibawah kaki anak-anak Tuhan. Setan apapun akan kenal status kita adalah anak-anak Tuhan. Orang-orang khusus. Keluarga istana kerajaan Tuhan. Preman tidak akan pernah berani melawan keluarga kerajaan. Preman pun ada dalam struktur rendahan. Preman mengerti bahwa ia di bawah dan keluarga kerajaan jauh lebih tinggi derajatnya. Preman pun mengerti bahwa ia harus tunduk, ia harus hormati keluarga kerajaan, ia harus hargai tinggi anak-anak raja, begitupun dengan anak-anak Raja Maha Besar, anak-anak Tuhan. Setan sudah kalah. Ia preman yang ditawan Tuhan Yesus. Setan sudah kalah, setan sudah dipenjara. Setan sudah diikat. Tuhan Yesus sudah menang. Senjatanya sudah dilucuti. Tidak ada senjata roh dari setan akan mengenai anak-anak Tuhan. Senjata roh apapun dari setan sudah dilucuti. Artinya hilang sekejap saat mendekati anak-anak Tuhan dan tidak akan pernah dapat melukai, tidak akan meracuni, tidak akan membunuh kita. Tiada perlu trik atau tips apapun untuk ini. Deklarasikan saja kemenangan Tuhan Yesus maka kemenangan Tuhan itu juga adalah kemenangan yang sama terjadi dalam diri kita. Kita menang mutlak atas setan. Kemenangan kita sama seperti kemenangan Tuhan karena ada Tuhan Yesus sebagai Tuhan dalam hati kita. Rom 10:9. Kita orang yang paling beruntung di muka bumi. Kita orang paling berbahagia di bumi karena Yesus sebagai Tuhan ada dalam hati kita. Mrk 16:15-20.

Anak-anak Tuhan adalah anak-anak kasih. Kita dikenal sebagai orang yang mengasihi karena Sumber Kasih ada dalam diri kita yaitu Tuhan Yesus. Kita seakan-akan lupa untuk membenci karena kita adalah anak-anak Tuhan. Kita anak-anak istana Tuhan. Keluarga Tuhan di istana Tuhan. Namun tubuh kita dan jiwa kita ada dibumi. Kita bukan petapa. Sekalipun petapa mencari pencerahan namun mereka tidak akan pernah sebanding dengan anak-anak Tuhan. Pencerahan para petapa pun berasal dari setan sebab mereka tidak mungkin memperkenalkan Yesus sebagai Tuhan dan memperkenalkan kuasa kebangkitan Tuhan. Mereka andalkan tongkat sakti, keris sakti, jurus sakti dan semedi, maka kita andalkan Yesus sebagai Tuhan dalam hati. Baik kekuatan, baik kuasa, baik hubungan. Kita harus mengerti bahwa kita bukan petapa yang tidak berhubungan dengan masyarakat. Sebagai anak-anak Tuhan maka kita lakukan segala yang baik sesuai firman Tuhan, kita ekstra belajar dan bekerja di ekstra waktu, kita ekstra tingkatkan kualitas kita, kita ekstra waktu untuk lebih baik. Sebagai anak-anak Tuhan maka kita akan saling menolong, saling membantu, saling mengasihi, saling mengampuni, saling maklum, saling memahami, saling memperbaiki, saling ekstra meningkat kebaikan dan kehidupannya. Kaya kasih, kaya hikmat, kaya kemurahan, kaya rejeki, kaya sukacita, kaya dalam Tuhan. Kita pasti menjadi kaya, kian lama kian kaya sehingga kita menjadi sangat kaya. Tetap berada digaris depan bersama Tuhan. Mat 5-8.

Sungguh. Karena darah Tuhan Yesuslah maka kita bisa lakukan kebaikan, kita bisa mendapati motif hati kita bersih, ada dorongan-dorongan kuat untuk berjalan lurus dan di tetap di track/jalur yang benar.

Darah Yesus ajaib. Darah Yesus berkuasa. Darah Yesuslah alasan untuk hidup kita baik sangat baik. Darah Yesus membuat kita belajar ekstra, bekerja ekstra, meningkat melesat ekstra. Darah Yesus mulia. Tanpa akui darah Yesus tidak sedikit diantara kita yang mati dan tidak sedikit diantara kita yang sakit. Hormati darah Tuhan Yesus. Ibr 9:14. Anak-anak Tuhan adalah orang percaya yang mengakui darah Yesus berkuasa atas dirinya. Darah Tuhan inilah senjata kita, perisai kita, kemenangan kita. Kita berjalan dari kemenangan kepada kemenangan. Dari berkat kepada berkat. Dari kuasa Tuhan kepada kuasa Tuhan. Dari kemakmuran kepada kemakmuran. Kekuatan anak-anak Tuhan ada dalam darah Yesus. Mari kita sebagai anak-anak Tuhan berjalan dalam kuasa Tuhan di darah Yesus. Masa depan adalah milik kita karena kita adalah anak-anak Tuhan, keluarga Tuhan teristimewa di Sorga. Tuhan Yesus sebagai Tuhan dalam hati kita sungguh sangat sangat luar biasa baiknya tanpa batas.


Yesus Penyembuh


kesaksian Tuhan Yesus menyembuhkan dengan ajaib

Tuhan Yesus bekerja dahsyat tiap harinya. Saya banyak melihat kesaksian orang-orang yang sakit disembuhkan Tuhan Yesus di gereja dan dalam banyak pelayanan. Kanker, tumor, sakit tulang, sakit jantung, lumpuh, bisu, tuli, buta, alergi, sulit punya anak, AIDS, koma dan lain-lain, semua Tuhan Yesus sembuhkan dengan ajaib. Heran, takjub, kagum karena keajaiban yang Tuhan Yesus lakukan. Ya, semua Tuhan Yesus.

Melalui doa dari gembala sidang kami terkasih atau dari para wakil gembala atau dari sesama jemaat maka terjadi banyak pemulihan dan kesembuhan dari Tuhan Yesus.

Saya sendiri melihat karya Tuhan Yesus dalam pelayanan ternyata Ia bekerja dengan dahsyat baiknya. Tahun lalu ada orang koma diajak seorang jemaat untuk mendoakan keluarganya yang koma tersebut. Lalu saya ajak ia sepakat mendoakan kesembuhan keluarganya yang terbaring koma. Tak lama kemudian dia melapor setelah doa beberapa jam kemudian di hari itu saudaranya yang koma itu sadar dari komanya, dipindah dalam kamar pasien, lalu dalam beberapa hari kemudian sembuh total dan pulang. Kini pasien tadi sehat dan ia rajin ke gereja serta hidup sungguh-sungguh dengan Tuhan Yesus. Ini kerja Tuhan Yesus.

Banyak orang merasa enteng, sembuh dan enak saat sudah saya ajak doa datang pada Tuhan Yesus. Ada yang bilang lega, dapat kekuatan, segar, damai, tenang. Itulah Tuhan Yesus. Ia menyembuhkan batin kita, Ia menyembuhkan mental emosional kita. Ia menyembuhkan luka hati kita. Ia menyembuhkan tubuh kita. Bagi Tuhan Yesus itu kesembuhan itu paling gampang. Masalahnya apa orang tersebut bersyukur, komitmen pada Tuhan Yesus dan tetap ibadah atau tidak. Nanti setelah sembuh justru tidak ada respon baliknya kepada Tuhan. Itulah tidak heran kenapa penyakit yang sama balik lagi bahkan penyakit yang lain datang dan keadaannya makin parah. Karena mereka mau diluar area Tuhan. Diluar Tuhan Yesus tidak ada perlindungan, tidak dapat menghasilkan apapun yang sangat sangat indah kehidupan kita.

Ada lagi seorang partner/rekan dalam pelayanan, dulunya ia depresi berat. Maaf kata, ia gila dan sempat ditaruh keluarganya dirumah sakit jiwa dan beberapa panti rehabilitasi. Kehidupan rekan saya dulu kacau. Akhirnya keluarganya menyerah dan membawanya kepada Tuhan Yesus. Saya bawa ia datang pada Tuhan Yesus. Saya tidak dapat berbuat apapun. Manusia tidak bisa menyembuhkan. Hanya Tuhan Yesus sanggup menyembuhkan, hanya Tuhan Yesus sanggup memulihkan. Saya bawa rekan saya untuk baca Alkitab firman Tuhan dan bersaat teduh, saya dorong ia untuk tetap hadir ikut doa bersama tiap hari jam 10-12 siang bersama dengan para pemimpin gereja kami. Ajaib. Tuhan Yesus menyembuhkan ia secara ajaib. Dan hari ini ia melayani Tuhan di gereja dengan penuh syukur, komitmen sepenuhnya dengan Tuhan dan beribadah. Ketika rekan saya tadi terbuka, taat, menurut, rendah hati untuk mau sembuh dari Tuhan Yesus dan ia sangat menerima dan menyerap hal-hal rohani dari Tuhan Yesus, maka ia disembuhkan Tuhan Yesus.

Dalam beberapa pelayanan FA yang dipercayakan saya memimpinnya pun saya ajak semua yang hadir datang pada Tuhan Yesus. Sungguh Tuhan Yesus melawat mereka. Terjadi kelimpahan dan pelipatgandaan pemulihan, kesembuhan, damai sejahtera, kebahagiaan dan berkat dalam keluarga karena Tuhan Yesus. Mereka banyak bersaksi untuk kesembuhan mereka, lalu mereka komitmen beserta keluarga mereka untuk percaya kepada Tuhan Yesus dan ikut beribadah pula. Yang lain pun pada mengajak tetangga mereka dan keluarga mereka untuk ikut FA dan beribadah. Mereka pun dilawat Tuhan Yesus dengan manisnya.

Lalu pada Kamis tanggal 10 Februari 2011 ada lagi seorang jemaat mengajak saya mendoakan seorang pasien tetangganya yang akan tiba ke Palembang setelah dibawa ke Malaysia untuk diobati. Namun dokter-dokter Malaysia itu pada angkat tangan maka kembalilah pasien ini ke Palembang. Kabarnya pasien ini kena tumor di lehernya, kanker di pipi dan tulangnya serta maag. Bahkan kata dokter penyakit kanker dan tumornya sebenarnya sudah menjalar ke seluruh tubuhnya. Saya menunggu sejam sampai pasien itu datang. Rupanya pasien ini adalah tetangga yang mengajak saya untuk mendoakan. Kami datang dan melihat keadaannya. Ia terbaring lemah. Bicaranya halus dan lemah. Sudah berbulan-bulan ia hanya minum air saja dan hanya berbaring lemah tidak bisa berjalan. Ia lumpuh. Lalu saya ajak ia datang kepada Tuhan Yesus. Saya katakan padanya bahwa pemilik vonis itu Tuhan Yesus bukan dokter. Saya tidak bisa menyembuhkan tapi Tuhan Yesus sanggup menyembuhkan. Seperti biasa saya bagikan firman Tuhan dan ajak ia menerima masuk Sorga karena menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dalam hati. Ia ikuti doanya. Lalu saya bagikan tentang kesembuhan dan saya ajak lagi doa kesembuhan. Lalu saya pulang karena waktu sudah larut malam ketika itu. Besoknya orang yang mengajak saya mendoakan tetangganya bilang bahwa hari itu juga bisa makan bubur untuk pertama kalinya setelah didoakan kesembuhan, ia bisa bicara jelas dan bisa berjalan kembali. Haleluya. Tuhan Yesus menyembuhkan secara ajaib.

Apapun masalah hidup kita. Hanya ada satu jawaban yang dapat membuat kita sembuh, pulih, damai sejahtera, bahagia, diberkati dalam keluarga, dipromosi, dapat kelimpahan dan pelipatgandaan yang baik dari Tuhan, yaitu hanya di dalam Tuhan Yesus saja. Manusia tidak dapat berbuat apapun dalam hal keajaiban. Hanya Tuhan Yesus saja adalah Tuhan yang ajaib.

Tuhan Yesus berkata:

"Marilah kepada-Ku kamu yang letih lesu dan berbeban berat. Aku akan memberikan kelegaan kepadamu." Mat 11:28.

"Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat sebab memang Akulah Guru dan Tuhan." Yoh 13:13.

"Ia sendiri telah menanggung segala dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya (luka-luka Tuhan Yesus penuh kuasa-Nya) kamu telah sembuh." 1 Pet 2:24.


Beda pengikut dengan murid

Beda pengikut dengan murid Kristus Tuhan.

"Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi." Yoh 13:35.

Kehidupan kristen adalah kehidupan seorang murid Kristus. Menjadi seorang kristen artinya ia menjadi murid Kristus. Kristus artinya adalah Maha Raja Sorga. Pemilik Sorga. Pemimpin Sorga. Pemimpin diatas segala sesuatu. Dan Yesus adalah Kristus. Menjadi murid Maha Raja Sorga, karena kita semua adalah raja-raja dan ratu-ratu yang memerintah bersama dengan Yesus Kristus di Sorga.

Menjadi seorang kristen berarti secara pribadi kita dilatih menjadi seorang yang siap menjadi raja atau ratu di Sorga. Kita dipersiapkan untuk memerintah di Sorga bersama dengan Tuhan Yesus Kristus di Sorga. Kita bukan hanya menjadi sekedar pengikut tetapi lebih dari itu kita adalah murid Raja di atas segala raja.

Apa beda antara menjadi pengikut dan menjadi murid?

1. Pengikut mencari untung. Murid menghidupi kebenaran.

Seorang pengikut hanyalah mencari keuntungan saja. Dia hanya memikirkan dirinya sendiri. Bangga dengan bahwa semuanya karena dirinya. Ia ogah memikirkan orang lain. Ia senang menjadi vacum cleaner. Suka menyedot untung saja hanya untuk dirinya.

Seorang murid ialah seorang yang bersahaja. Mereka mencari kebenaran, mendalami kebenaran, memperkatakan kebenaran, bertindak sesuai dengan kebenaran dan sangat suka membagi kebenaran kepada orang lain. Ia hanya suka dengan kebenaran yang berasal dari firman Tuhan. Hatinya selalu berpesta ketika mendapatkan firman Tuhan lebih daripada seseorang yang mendapat hadiah 20 miliar dollar Amerika Serikat. Ia hanya mengenal bahwa kebenaran firman Tuhan meninggikan derajat bangsa. Ia tinggal dalam kebenaran dan kebenaran tinggal di dalam dia. Ia benar-benar menghidupi kebenaran firman Tuhan.

2. Pengikut jadi gelandangan sedangkan murid memiliki mentor.

Pengikut tidak punya pelatih. Ia hanya suka bebas tanpa ada guru, tanpa ada pemimpin, tanpa ada pelatih. Baginya ia lebih suka bebas tanpa ada yang mengatur dirinya. Ia tidak sadar bahwa dirinya telah mempersiapkan dirinya menjadi gelandangan yang permanen. Ia tidak mengetahui bahwa ia siap menjadi seorang yang tanpa keahlian khusus. Sadar atau tidak tentulah ia seorang pemalas yang tidak mau ambil bagian untuk sesuatu rencana besar yang indah bagi dirinya kelak yang bersifat permanen bahkan bersifat indah kekal.

Seorang murid ialah seorang yang memiliki pemimpin. Ia suka ada dalam perlindungan leadernya, gurunya, pelatihnya, coachnya, mentornya. Sekalipun pelatihnya tidak menyenangkan tetapi ia tahu hati pemimpinnya itu sayang kepadanya walau pelatihnya tidak pernah mengatakannya. Ia mengerti akan dirinya adalah mahkota bagi pemimpinnya. Ia melihat masa depannya sebagai masa depan terjamin. Begitu dahsyat indah bentuk masa depannya yang penuh kegemilangan.

3. Pengikut hanya ikut-ikutan sedang murid tekun belajar.

Pengikut hanya ikut-ikutan. Nanti bila ada momen even lain di tempat lain yang sama spektakulernya atau lebih spektakuler justru ia akan berlari ke sana. Pengikut itu tidak mencari nilai. Pengikut biasanya hanya sekedar memenuhi ruangan. Sekedar simpatisan tanpa mau mendapat kehidupan kebenaran firman Tuhan. Ia lebih suka dengan hura-hura, gegap gempita, loncat-loncat tanpa mendapat esensi/prinsip-prinsip dan nilai kehidupan yang membuat ia sangat sangat dahsyat spektakuler di dalam Tuhan. Mungkin ia berdoa. Mungkin ia ke gereja. Mungkin ia ke FA. Mungkin ia jalan bersama dengan saudara seiman lainnya. Tetapi ia cepat merasa tersinggung, ia cepat bosan, ia cepat membenci orang lain, ia susah memaafkan, ia mudah marah, ia menolak nasihat dan ajaran.

Seorang murid ialah orang yang tekun belajar. Ia gigih belajar kebenaran firman Tuhan. Pada akhirnya ia merupakan orang yang mudah diajar dan dibentuk sesuai dengan ajaran dan didikan dari keluarganya, sekolahnya, dari kampusnya, dari kantornya, dari tempat ia kerja, dari perusahaannya, dari instansi pemerintahannya. Ia tidak kompromi dengan dosa. Ia tidak kompromikan kebenaran dengan hal-hal yang menyimpang dari kebenaran. Ia menjadi seorang yang gigih menjadi yang terbaik menghidupi kebenaran. Ia seorang yang rendah hati sehingga tentulah ia seorang yang terus belajar dan belajar. Gigih belajar, gigih menerima pelajaran, gigih dalam pelatihan yang berat. Suka dilatih menjadi orang khusus dalam kerajaan Sorga. Ia yakin bahwa Tuhanlah yang membuat dirinya berhasil. Ia hanya berserah kepada Tuhan. Bagi seorang murid ia hanya berkata bahwa:"semua Tuhan Yesus."

4. Pengikut pasti kabur saat masa derita, sedangkan murid bertekun dalam hal-hal yang menyakitkan.

Pengikut hanya senang dengan yang pesta pora, harta, uang, omset miliaran sampai ratusan triliun. Ia senang menikmati. Ia suka menggunakan dan mengorbankan orang lain untuk melaksanakan tujuan-tujuan egoisnya. Ia suka membunuh karakter orang dengan memaki-maki, mengintimidasi dan mengancam orang lain. Namun ketika datang masa krisis, maka ia lebih suka kabur terlebih dulu. Ia hanyalah seorang pengecut. Tidak ada kehormatan turun dari seorang malaikat pun apalagi dari Tuhan untuk seseorang yang seperti ini.

Seorang murid adalah seorang pejuang. Ia suka menjadi orang yang bertahan. Bukan hanya ia belajar sekedar teori akan menderita dalam Kristus tetapi ia praktekkan menderita dalam Kristus itu. Ia suka memberitakan Injil Kerajaan Sorga walau dengan resiko ditolak, dihina, diejek, diintimidasi, ditinggalkan, dikucilkan. Ia suka memenangkan jiwa walau ditengah ancaman berat mungkin dalam keluarganya, dalam lingkungan orang-orang terdekatnya atau dari orang lain. Tetapi ia melihat bahwa nantinya akan banyak orang yang berubah, akan banyak orang menjadi keluarga kekasih Tuhan, bukan hanya menjadi warga Sorga saja. Ia melihat bahwa orang-orang yang dibawanya kepada Tuhan kelak akan membangun lebih besar daripadanya. Sekalipun ada tekanan ia gigih untuk membesarkan hati orang lain, ia gigih memperjuangkan nasib orang lain agar mendapat nasib dari Tuhan yaitu kebahagiaan, damai makmur penuh rejeki dan berkat dalam keluarga.

5. Pengikut selalu ingin diperhatikan, sedangkan murid hidup dalam ketaatan.

Pengikut selalu minta ingin diperhatikan. Ia seorang yang manja. Tidak mau tunduk kepada otoritas tetapi hobinya minta dipedulikan, minta belas kasihan, minta uang. Maunya hanya ditelepon; dijemput; dapat sesuatu yang murah, mungkin dari bazar murah, sembako murah, sembako gratis, pengobatan gratis, perjamuan kasih.

Seorang murid adalah seorang bertahan, seorang pejuang iman dimana ia taat melakukan firman Tuhan dalam hidupnya. Ia taat kepada otoritas, ia taat pada tokoh pemimpin rohani, taat pada orangtua, taat pada pemimpin, atasan, di rumah, di kelas, di sekolah, di kampus, di toko, di kantor, di instansi pemerintah, di perusahaan. Ia senang melakukan aktivitas yang diperintahkan oleh atasan/pemimpin. Sekalipun benar namun disalahkan pemimpin pun ia tetap diam tidak membela diri, tidak membantah, tetapi diam. Seorang murid akan selalu melihat yang baik dari mentornya. Seorang murid justru memperhatikan orang lain.

6. Pengikut suka sensasionalitas, sedangkan murid mengejar hal-hal yang berkenan.

Kadang kalau tidak ada acara seru, justru nanti tidak hadir. Pokoknya hadir cuma untuk acara seru-seruan. Acara celebration saja. Serba pesta saja. Datang bahkan selalu ingin diantar jemput. Kalau hujan tidak datang. Hari panas juga alasan kepanasan. Alasan sakit. Alasan macet di jalan dan lain sebagainya. Bisa kreatif mengeluarkan seribu alasan bila acara lagi tidak seru. Cepat bosan, cepat kering pula hidupnya.

Murid itu pemburu hal-hal yang bersifat rohani. Murid adalah seorang pemburu Tuhan. Ia suka dengan hadirat Tuhan. Baginya ini melebihi segala-galanya. Melebihi harta di sorga. Melebihi harta di bumi. Seorang murid gemar berkata-kata firman Tuhan. Ia suka dengan perkataan Tuhan. Perkataan Tuhan adalah pedoman, pegangan, perintah, komando, arahan yang tepat guna untuk dijalaninya, untuk dilakukannya. Ia senang dengan mengistimewakan Tuhan Yesus sebagai Tuhan (memuliakan Tuhan). Ia begitu berinisiatif untuk melakukan firman Tuhan.

7. Pengikut bersifat sementara, sedangkan murid itu permanen.

Pengikut itu bersifat sementara. Mudah kabur. Bila ada penderitaan sedikit langsung kabur. Bahkan di kala tidak ada penderitaan sudah menghilang. Ia mudah tergoda dengan kegelimangan harta, uang dan kekayaan. Baginya orang lain itu semua salah dan hanya ia yang benar. Ia mau orang lain jalani kemauannya tapi ia tidak ijinkan dirinya menjalankan kemauan baik orang lain. Kerjaannya biasa menjadi pemberontak. Nasihat-nasihat ditolak, teguran dibantah, ajaran dan didikan diejek dan tidak dipedulikan.

Murid adalah orang yang permanen. Paling suka praktek firman Tuhan. Ia senang berbagi firman. Dalam penderitaan ia bertahan. Ia suka berdoa dan renungkan firman Tuhan sebagai kekuatan tanpa batas dirinya dan senjata paling ampuh. Ia bergirang untuk selalu bersama-sama dengan hadirat Tuhan. Ia suka membantu mewujudkan impian orang. Ia seorang yang cinta Tuhan dengan tulus di hati.


Korban

sacrifice (korban)

Firman Tuhan kepada Kain: "Di mana Habel, adikmu itu?" Jawabnya: "Aku tidak tahu! Apakah aku penjaga adikku?" (Kejadian 4:9).

Adam saat itu sebelum memiliki anak-anak lainnya, ia mempunyai 2 orang anak yaitu Kain dan Habel. Adam membuat kedua anak ini bekerja, mengajari mereka belajar berkebun dan belajar menggembalakan hewan. Maka dibagilah tugas dari Kain, ia menjadi petani dan Habel menjadi penggembala kambing domba.

Kain sebagai petani mempersembahkan korban berupa sebagian hasil pertaniannya kepada Tuhan dan ditolak Tuhan, Habel sebagai penggembala kambing domba mempersembahkan korban lemak-lemak dari kambing domba dan diterima Tuhan. Apa bedanya?

1. Kain mempersembahkan sebagian hasil pertaniannya. Ia tidak mempersembahkan yang sulung (yang pertama) dari pertaniannya. Habel mempersembahkan anak sulung dari kambing dombanya yaitu lemak-lemak kambing dombanya. Tidak mungkin Tuhan tidak memberitahukan kepada Adam dan Hawa untuk mengajar memberi korban yang layak kepada Tuhan. Kain pastinya telah diajar mempersembahkan korban yang benar kepada Tuhan. Namun ia menolaknya.

2. Kain mempersembahkan korban berupa sebagian hasil pertaniannya. Kain mempersembahkan dari tanah yang telah dikutuk oleh Tuhan. Sedang Tuhan tidak mengutuk hewan. Seharusnya Kain bisa mempersembahkan korban dengan meminta dari ternaknya Habel. Namun Kain enggan. Kain bisa saja sedikit berkomunikasi dengan adiknya. Ia sibuk dengan dirinya sendiri. Pada akhirnya terjadi insiden berdarah. Terjadi pembunuhan sepertiga penduduk manusia, yaitu Kain membunuh Habel. Dikatakan sepertiga manusia karena yang hidup hanya Adam, Hawa, Kain, Habel dan yang dibunuh Kain adalah Habel. Justru sampai mati pun Tuhan tetap mencari Habel, membela Habel dari sikap sewenang-wenangnya Kain.

Bila kita beri korban persembahan yang layak untuk Tuhan namun kita diganggu gugat sampai mengalami aniaya maka Tuhanlah yang ambil kendali. Tuhanlah yang akan turun tangan, Tuhanlah yang membela hidup kita.

Jaman modern ternyata banyak pembunuhan. Terjadi perang, terjadi kudeta berdarah, terjadi pembunuhan massal, terjadi bunuh membunuh, terjadi pembunuhan fisik sampai pembunuhan karakter. Kasih kebanyakan orang menjadi dingin. Orang berkata-kata dengan kasar, mengintimidasi, mengancam, melemahkan bahkan membuat batin sepertinya mati sebelum fisiknya mati.

Sebagai orang percaya, kita seharusnya memberi korban kepada Tuhan dengan hal yang sudah kita ketahui bersama yaitu beribadah. Ibadah dalam doa pujian penyembahan. Tuhan hadir melalui doa pujian dan penyembahan karena ada korban darah-Nya. Tuhan Yesus telah menjadi manusia yang meneladani semua perintah Tuhan yaitu semua perintah-Nya dan telah mempersembahkan diri-Nya (tubuh fisik manusia-Nya) sebagai Anak Domba Tuhan yang menjadi korban sempurna di hadapan Tuhan. Tubuh dan darah fisik-Nya menjadi korban sempurna bagi Roh-Nya, sebab Roh Tuhan Yesus adalah Roh Tuhan itu sendiri. Tidak ada korban sempurna selain tubuh dan darah Yesus. Ibr 9:14.

Karena ada korban yang sempurna dari pihak Tuhan yaitu tubuh dan darah Tuhan Yesus maka kita pun juga diperintahkan Tuhan untuk mempersembahkan korban atau ibadah kita kepada-Nya sebagai ekspersi syukur kita kepada-Nya atas korban sempurna tubuh dan darah Tuhan Yesus bagi kita.

Dengan korban tubuh dan darah Tuhan Yesus maka kita memiliki 2 sarana untuk mempersembahkan korban atau ibadah kepada Tuhan:

1. Doa pujian penyembahan.

Doa pujian penyembahan merupakan sarana untuk mempersembahkan korban bakaran sempurna bagi Tuhan. Apapun bentuk ibadahnya, Tuhan tetap mencari doa pujian penyembahan yang bisa menarik hadirat-Nya turun. Maz 22:4.

2. Kasih.

Kasih kebanyakan orang menjadi dingin. Kita orang percaya telah memiliki Roh Tuhan Yesus sebagai Tuhan dalam hati kita ketika kita menerima Dia masuk dalam hati kita menjadi Tuhan di hati kita. Artinya saat itu juga kita memiliki
Sumber Kasih abadi. Karena itu kita dapat berjalan dan hidup saling mengasihi dengan saling menolong. Menolong dalam hal:

¤ saling membangun melalui perkataan.

Perkataan yang menguatkan, perkataan yang menghibur, perkataan yang menyentuh hati dan inilah yang membuat kita bisa berubah dan mengubahkan orang lain. "Kamu kuat." "Kamu anak-anak Tuhan yang dikasihi dan dikenan Tuhan." "Kamu pangeran Tuhan yang gagah perkasa yang dicinta Tuhan dan disukai Tuhan." "Kamu bisa bahkan lebih dari bisa, karena ada Roh Tuhan dalam dirimu." "Kamu baik bahkan sangat baik."

¤ saling membangun melalui bekerjasama.

Bangun kerjasama yang baik diantara kita. Jangan ada yang malas. Sebaiknya bila ada yang bekerja dalam kelompok yang lain juga ikut bekerja. Saling rendah hati, saling bekerjasama mewujudkan impian dan harapan juga target kita masing-masing. Kerjasama lebih cepat dari deadline yang ditetapkan. Tolonglah yang lemah, miskin dan kecil sesuai dengan jalur yang telah ditetapkan. Beri kepada panti asuhan, bantu panti jompo, beri makan keluarga jalanan pada malam hari. Dan sebagainya. Patuhi peraturan pemerintah untuk tidak memberi kepada pengamen jalanan saat kita lagi mengendarai kendaraan pribadi. Beri sembako murah pada yang membutuhkan. Kita bangun saling menolong kepada sesama dari sekarang.

"Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus." Gal 6:2.

Jumat, 09 September 2016



5 dasar kebenaran untuk gereja Tuhan dalam keadaan sehat permanen secara rohani

Ada begitu banyak perkembangan dalam gereja Tuhan di akhir-akhir ini. Kehidupan gereja-Nya akan semakin berkembang pesat dengan adanya pengajaran-pengajaran dan kegerakan-kegerakan Roh serta fenomena-fenomena Roh.

Namun demikian gereja harus memiliki dan tetap memegang teguh standar-standar dasar kebenaran, yaitu:

1. Devosi/deklarasi/akui iman pribadi bahwa Yesus adalah Tuhan dalam hati saya/dalam hati masing-masing orang percaya. Rom 10:9.

- menjadi orang percaya yaitu ketika kita dilahirkan kembali dengan cara menerima Yesus sebagai Tuhan dalam hati saya/dalam hati kita masing-masing.

- hanya saja deklarasi iman ini sudah seharusnya selalu diperkatakan dan sudah sewajarnya mendarah daging setiap harinya sampai seumur hidup kita.
- deklarasi iman ini sebagai salah satu respon penyembahan kita kepada Yesus. Deklarasi ini bukan hanya sebagai salah satu penyembahan dasar, respon standar penyembahan dan respon penyembahan tertinggi, sekalipun sudah melewati level-level posisi rohani orang percaya sampai di level posisi rohani menjadi kekasih Yesus dan Yesus adalah Kekasih pribadi, maka tidak akan pernah terpisahkan deklarasi iman ini yaitu bahwa Yesus adalah Tuhan dalam hati pribadi. Ini dasar deklarasi dalam doa pujian penyembahan gereja Tuhan.
- dunia mengajarkan bahwa Yesus bukan Tuhan. Adalagi berkata bahwa Yesus bukan manusia. Berbagai dalih, filsafat, pemikiran intelektual yang bebas, bukti sejarah yang tidak kuat tetap saja tidak bisa mematahkan segala firman Tuhan bahwa Yesus adalah Tuhan.

Yoh 13:13.

"Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan."

2. Deklarasi iman akan kebangkitan Yesus. Rom 10:9.

- deklarasi iman ini menjadi standar kebangkitan atas gereja-Nya. Terus deklarasikan.

- iblis tidak akan senang bila Yesus sudah bangkit, makanya iblis selalu mengecoh/menipu/menjerat dengan banyak cara. Iblis telah kalah dalam kemenangan mutlak dari Tuhan Yesus. Maka dari itu memang ia memakai manusia-manusia dan sejarah untuk membuat ragu gereja-Nya akan kebangkitan Yesus.
- contoh tipuan dan kebohongan iblis di dunia terhadap kebangkitan Yesus, yaitu:
¤ Di ajaran lain, Yesus tidak mati tetapi disamarkan lalu dibawa terbang ke Sorga. Ada lagi yang mengasumsikan bahwa Yesus lari ke India sampai tua lalu dimakamkan di India.
¤ Da Vinci Code yang hanya sekedar novel tetapi banyak orang menanggapi serius bahwa Yesus menikah dengan Maria Magdalena dan memiliki keturunan yang dilindungi kesatria Templar. (Pada hal kesatria Templar adalah cikal bakal dari Iluminati, yaitu organisasi utama dari gerakan gereja setan di seluruh dunia). Yesus tidak pernah bangkit dalam kisah buku novel tersebut.
¤ Buku-buku novel laris seperti Maria Magdalena dan Kesatria Templar menjadi buku-buku pendukung buku novel Da Vinci Code. Masih banyak buku novel lain yang sejenis namun beda cerita dan judul. Yang membuat heboh buku-buku novel ini dikarenakan disertainya gambar-gambar, foto-foto, gereja-gereja, karya-karya jaman berturut-turut dan peninggalan-peninggalan bersejarah dimana semua ada penjelasan mendukung kuat buku-buku novel ini seperti kisah nyata dan seperti sejarah asli. Pada Da Vinci Code, Maria Magdalena, kesatria Templar dan sejenisnya sudah tertera jelas bahwa buku-buku itu semua adalah buku novel.
- film-film seperti The Last Temptation (karya dari Hollywood), film The Lost Tomb (kisah penjelasan kubur keluarga Yesus dalam Obituari-obituari (wadah kotak untuk tulang-tulang jenazah) yang ternyata juga ada tulisan nama masing-masing keluarga Yesus lengkap bahkan ada tulisan nama Yesus, Jesus Die for you (film Hollywood karya seorang kedar keluaran tahun 2010).
- di India ada kuburan Yesus meninggal di India.
¤ sungguh ada begitu banyak hal rekayasa, intrik politik yang kotor, banyak spekulasi yang dibuat untuk mematahkan firman Tuhan bahwa Yesus tidak pernah bangkit, tetapi sia-sia saja karena banyak keraguan, semua tidak ada bukti, bukti pun sangat beda jauh dengan kisah Alkitab alias semua bukti yang ditunjukan itu adalah bukti palsu, bukti dari hasil menipu.
¤ Yesus bangkit untuk membangkitkan orang percaya dan gereja-Nya. Ef 2:6.

3. Alkitab adalah firman Tuhan.

- deklarasi bahwa Alkitab adalah firman Tuhan bukan hanya sebagai buku rohani utama, bukan hanya buku sejarah/buku sains/buku puisi/buku spiritual/buku hiburan/ buku ajaran kebaikan/buku moral dan lainnya.

- ada kecintaan/kegairahan dan semangat/kelaparan untuk 4 M firman Tuhan (membaca firman Tuhan, merenungkan firman Tuhan, melakukan firman Tuhan, membagikan firman Tuhan.
- menjadikan Alkitab sebagai otoritas kebenaran tertinggi dan prinsip dasar kebenaran mutlak bagi tiap orang percaya, termasuk atas setiap musim rohani.
- ada banyak kitab palsu yang menyesatkan. Kitab-kitab ini berisi sejarah palsu, area geografis palsu, waktunya berbeda jauh, kisah yang ditambah-tambah dengan kisah palsu, keadaan politik palsu, keadaan ekonomi berbeda dengan yang asli di tahun tersebut, keadaan budaya yang sangat aneh beserta dongeng-dongeng atau banyak kisah gaib tetapi tidak sedikitpun ada unsur kasih, kekudusan dan meninggikan Tuhan. Contoh: kitab Barnabas. Nama kota ada sama, tetapi daerah geografisnya berbeda, kisahnya ngawur (sembarangan) sebab tahunnya berbeda dan masih banyak bukti otentik yang memperlihatkan bahwa kitab tersebut menyimpang dan sesat yang menyebabkan kitab tersebut tidak layak dipakai sebagai pegangan hidup orang percaya.

4. Ada buah Roh. Gal 5:22&23.

- ada karakter Kristus yang dibangun/membangun mental Kristus.

- ada perubahan hidup yang jelas dan nyata bahkan terlihat dinamis (peningkatan-peningkatan).
- terciptanya kerukunan dan damai dalam kehidupan pribadi, keluarga, bergereja, bertetangga atas komunitas, atas kota, atas negara sampai bangsa-bangsa.
- terlihat kebencian akan dosa, hidup membangun kekudusan, memunculkan sifat-sifat yang baik, selalu terdorong dan tergerak menolong sesama manusia. Bila jatuh dalam dosa bisa segera bertobat, besar kerinduan untuk tetap memberi, berkata-kata yang baik, bersikap yang baik, mudah memaafkan orang lain.

5. Terlibat aktif memenangkan jiwa-jiwa. Mat 28:19&20.

- ikut dan aktif dalam pelayanan; tunduk dan taat pada pemimpin.

- diperlengkapi dengan pengetahuan-pengetahuan, pengajaran-pengajaran kebenaran, pewahyuan-pewahyuan, impartasi-impartasi urapan untuk pelayanan dengan tujuan dari Tuhan.
- memuliakan Tuhan Yesus.
- memenangkan jiwa-jiwa.

--> berani dan aktif dalam memenangkan banyak jiwa bagi Tuhan Yesus, memuridkan mereka, memperlengkapi mereka, membuat mereka ada dalam komunitas-komunitas iman (FA/COOL) dan mengutus mereka memenangkan lebih sangat banyak lagi jiwa bagi Tuhan Yesus.

* gereja dan orang percaya bila memiliki ke 5 standar ini, yaitu;

1. Akui iman pribadi kita bahwa Yesus adalah Tuhan.
2. Akui iman pribadi bahwa Yesus sudah bangkit.
3. Alkitab adalah firman Tuhan.
4. Ada buah Roh Tuhan/karakter Tuhan.
5. Menangkan jiwa bagi Tuhan,

maka akan menjadi gereja yang kuat dan sehat, tidak terombang-ambingkan oleh banyak pengajaran sesat, termasuk infiltrasi-infiltrasi baik ajaran sesat, dongeng-dongeng, banyak penyesat, orang-orang yang kelihatan baik tapi memiliki motif sesat dalam hatinya, orang-orang yang secara halus dan terselubung menyesatkan orang lain.


Tuhan perlindungan kita

merasa tertindas? percayai Tuhan tempat perlindungan kita

Kamu dapat mengolok-olok maksud orang yang tertindas, tetapi TUHAN adalah tempat perlindungannya. Maz 14:6.

Kenapa tertindas? Orang yang tertindas selalu makan olokan (ejekan). Orang yang diejek pun sebenarnya batinnya ditindas (diinjak-injak dan serasa dirobek-robek hatinya). Dalam diri orang tertindas terpikir trauma dalam emosionalnya. Ia ingat jelas gambaran peristiwa ia direndahkan dan disakiti. Ia melihat dan merasakan dengan detil peristiwa lalu. Bila ia mengingat maka ia akan menjerit atau berteriak atau atau kasar dengan yang lain atau mengamuk.

Bagaimana dengan kita. Adakah kita mengingat saat-saat kita ditindas? Bagaimana dengan kita waktu kecil atau masa lalu atau kemarin di masa dewasa kita sekarang atau adakah pernah kita dekat dengan anak dan bertanya tentang mungkinkah ia pernah ditindas? Pernahkah mungkin ada anak yang seolah-olah menjadi preman lalu mengintimidasi dengan harus beri uang jatah preman dengannya, harus beri lihat PR-nya untuk dicontek, waktu jadi pengurus kelas atau organisasi keputusannya selalu dibantah dan tidak disetujui. Selalu dimarah oleh teman, dimarah guru, dimarah bos, dimarah suami, dimarah istri, dimarah orang tua, dimarah pacar atau tunangannya dengan kata-kata yang membuat luka, selalu dipersalahkan, selalu dinilai tidak layak padahal memang karena ada faktor tertentu bisa gagal. Mungkin kita merasa diejek dan ditindas. Diejek dalam penindasan. Bayangkan bila kita tinggal dalam suasana peperangan betapa kalutnya kita. Seperti tiada harapan, sepertinya lama menanti kapan damai permanen datang. Selalu tidak tenang. Begitupun dengan rumah tangga. Kapan bisa akur? Kapan bisa suamiku berubah? Kapan istriku bisa tidak menghina aku sebagai suaminya? Kapan pacarku menerima aku apa adanya? Kapan bosku menerima kerjaanku? Kapan pemimpin pelayananku ini melihat hal positif dariku? Kapan manajerku atau supervisorku bisa tidak mengejekku dengan kata-kata yang tidak kasar? Kapan? Kapan?

Kita tidak akan pernah mengetahui kapan selesainya. Ini hal yang tidak pasti. Ini hal yang bila terus dipikir akan selalu membuat kita tertekan batin kita.

Namun ada harapan untuk kita punya pemulihan bagi kita. Ada cahaya di dalam gelap.

Ingatlah Tuhan Yesus. Tuhan Yesus adalah tempat perlindungan kita. Bahkan ketika keadaan tertindas pun sebenarnya ada Tuhan Yesus disana dan berkata:"bahwa pencobaan-pencobaan yang kamu alami tidak melebihi kekuatanmu tetapi Aku sanggup melepaskanmu. Aku memberi kekuatan extra kepadamu. Aku akan memberi hikmat, pewahyuan, bahkan firman-Ku yang khusus untuk masalahmu sebagai sumber keajaibanmu. Tetapi apakah engkau percaya Aku ada sebagai Tuhan dalam hatimu? Percayakah engkau bahwa Aku pelindungmu? Sungguh, bagiku terlalu gampang Aku menyelesaikan dalam sekejap mata, namun Aku minta engkau bertahan dan meningkatkan kualitas sikapmu yang benar. Andalkan Aku sebagai Tuhanmu. Pegang dengan pasti bahwa kebangkitan-Ku yang menjadi dasar kebenaran yang memenangkan hidupmu."

Tuhan Yesus baik kepada kita. Bila kita andalkan Tuhan maka Ia akan melindungi kita bagai anak pertama dan satu-satunya akan dijaganya. Akan disayang seperti menjaga guci porselen besar dan mahal waktu lagi dipindah posisi. Nyawa kita dijaganya untuk selalu ada. Hidup kita dijaganya untuk selalu menikmati kebaikan-kebaikan Tuhan. Selalu dijaga, dipelihara, dikawal-Nya, diarahkan, digerakkan-Nya kita bagai anak pertama dan satu-satunya. Sebagai anak sulung dan tunggal yang diperlakukan khusus.

Raja Daud menjelaskan bahwa ia melihat bahwa para orang tertindas dapat seperti pengungsi yang pergi ke tempat benteng perlindungan yang berlapis-lapis bentengnya, lagi tebal dan tinggi dimana banyak persediaan makanan, terus disuplay konsumsi kita dari bagian logistik, kemudian ada orang-orang yang menguatkan kita, menghibur kita, membuat kita tersenyum dan kuat. Serangan sesengit dan segencar apapun tidak bisa meruntuhkan pertahanan dan perlindungan benteng itu. Dimana para penjaganya selalu siaga dan para balatentara yang besar, kuat, terlatih tiap tentara haus membunuh ribuan musuh dalam sekejap. Seperti inilah kita dapat melihat bahwa Tuhan adalah tempat perlindungan yang terjamin.

Jadi buang stres. Pastikan dalam diri kita begitu tertanam kuat bahwa Tuhan Yesus adalah tempat perlindungan kita. Tuhan tetap pegang kendali atas hidup kita.

Sabtu, 03 September 2016



Ayo bangun

Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana (Amsal 24:16)

Tawar hati hanya membuat kekuatan berkurang. Salah satu penyebab orang tawar hati adalah kegagalan berulang kali. Namun, banyak tokoh besar dunia punya sederet pengalaman gagal sebelum berhasil tiba di puncak. Sebut saja Abraham Lincoln dan Albert Einstein. Yang pasti, keberhasilan mereka tak akan terpatri di sejarah jika pada kegagalan terakhir mereka tidak mau bangun lagi. Apakah kegagalan sedang menimpa Anda? Jangan tawar hati ataumenyerah; bangkit dan berjuanglah lagi! -- TAK SOAL BERAPA KALI KITA JATUH YANG PENTING, MASIHKAH KITA MAU BANGUN KEMBALI? #

Terkadang memang kita tidak sanggup menahan emosi. Tawar hati merupakan salah satunya. Tawar hati merupakan kondisi hati yang tidak lagi tertarik akan sesuatu dikarenakan merasa tidak dipedulikan. Ada orang tawar hati karena merasa selalu dicuekin, sering diperlakukan tidak adil, sering mendapat keadaan yang buruk, sehingga timbul di pikirannya "aku dicueki, aku tidak dipedulikan, aku tidak diperhatikan." Orang tawar hati sebaiknya datang berlari kepada Tuhan Yesus. Orang tawar hati karena melihat kondisi luar yang buruk. Orang tawar hati dapat bangkit bila ia selalu mengawasi hatinya tetap membara, menyala-nyala, berapi-api, berkobar-kobar dalam kobaran Api Roh Tuhan Yesus Yang Maha Besar.

"Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya." Ams 18:14.

Jadi untuk bangkit dan selalu bangkit meningkat perlu kita agresif dalam Tuhan di dalam kebangkitan Tuhan Yesus di hati kita. Keadaan orang percaya itu selalu naik. Ul 28:13. Meskipun jatuh maka jatuhnya kita itu tidak jatuh terjun terjerembab di lantai dasar. Kita itu selalu naik level kata firman Tuhan. Kita naik kehidupan itu seperti anak tangga. Jadi kita jatuh itu hanya jatuh di anak tangga saja di antara tingkat sekian dalam hidup kita. Namun kita bisa bangkit selalu kemudian naik lagi karena kita adalah orang benar. Kita sama benarnya dengan Tuhan karena darah pembenaran, darah kudus itu yang dianugerahkan-Nya kepada kita sehingga kita sekarang menjadi benar, kita sekarang menjadi kudus, kita sekarang diampuni. Semua Tuhan Yesus. Sebagai orang benar maka kita akan semakin kreatif, semakin rajin, semakin gigih berjalan bersama Tuhan Yesus dan selalu menang dalam segala perkara. Inilah sikap kita sebagai orang yang telah dibenarkan Tuhan oleh darah-Nya sehingga kita saat ini layak disebut sebagai orang benar. Untuk kita semakin naik level maka bersikaplah benar. Janji Tuhan bagi kita adalah bahwa tahun 2011 adalah tahun multiplikasi dan tahun promosi terjadi asal kita berfokus pada taburan sikap kita.

Mari kita fokus menabur. Bagi Tuhan ini adalah waktu kita menabur yang baik, menabur yang kudus, menabur yang indah dan manis untuk sesama kita agar Tuhan dimuliakan. Muliakan Tuhan dan muliakan sesama biarlah menjadi gaya hidup kita. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.


Ya kepada didikan Tuhan

Ams 3:11
"Hai, anakku, janganlah engkau menolak akan didikan Tuhan, dan janganlah engkau bosan akan peringatan-Nya."

Siapa takut akan didikan Tuhan? Tiap orang percaya hidup sebenarnya masuk dalam kelas kehidupan pribadi masing-masing seperti yang telah Tuhan rancangkan. Rancangan Tuhan atas kita itu selalu indah. Hanya saja kita sering kali tidak menyadarinya bahwa selama di dunia ini kita masuk dalam kelas kehidupan pribadi milik Tuhan.

Kita menyangka bahwa kita hidup sendiri dengan ada keluarga, ada teman, ada fasilitas, kita bertumbuh secara fisik, beraktifitas rutin, sambil sekolah hingga kuliah, lalu kerja, pacaran, menikah, bentuk keluarga, menjalani kegiatan lanjut di masa paruh baya sampai menunggu masa tua dan detik-detik ajal menjemput. Kita hanya berjalan dikehidupan ini tanpa mengetahui bahwa segala sesuatu Ada yang menggerakkannya, Ada yang harus kita berikan khusus segala yang kita lakukan itu kepada yang Empunya.

Parahnya ada yang keras kepala dan serba egois tanpa memikirkan orang lain, lalu berkata bahwa:"semua karena saya," atau "huh, kalau tidak ada saya tidak mungkin jadi," atau "saya tidak mau mengerjakan ini sekalipun mudah, malas pokoknya, enak tidur" atau "asal kamu tahu, aku semua yang kerjakan itu. Orang lain itu, ah... Geblek, ke laut aje."

Orang percaya merupakan anak-anak Tuhan yang sungguh dikasihi Tuhan. Tuhan Yesus mengasihi kita dengan ajaran dan hajaran.
• Ajaran itu untuk membuat kita bermultiplikasi (berlipat ganda) dalam kebaikan keunggulan menurut standar firman Tuhan dan mendapatkan promosi demi promosi.
• Sedangkan hajaran adalah untuk membuat kita kembali kepada track (jalur) standar firman Tuhan.

Orang percaya tidak dirancang untuk bangun pagi, lakukan aktifitas sampai malam dengan kesusahan, seperti jalan kereta api bunyinya:"ngiiit... Ngiiit... Susah, susah, ngiiit... Ngiiit... Susah, susah, ngiiit... Sakit... Sakit, ngiiit... Ngiiit... Stres, stres." Orang percaya dirancang Tuhan untuk bangun pagi, lakukan aktifitas bersama Tuhan sesuai dengan standar firman Tuhan sampai malam dengan keadaan sungguh amat baik atau sempurna baiknya atau sangat sangat luar biasa keunggulan baiknya. Akan seperti kereta api berbunyi:"ngiiit... Ngiit... Sehat, sehat, ngiiit... Ngiiit... Sukses (berhasil), sukses, ngiiit... Ngiiit... Sejahtera (makmur), sejahtera, ngiiit... Ngiiit... Sorga, sorga." Oh, betapa mengagumkan hidup seperti yang Tuhan sudah rancangkan. Dia Seorang Masterplan yang Perfeksionis untuk kita orang percaya yang tidak sama sekali sempurna. Kita sempurna karena Tuhan Yesus telah bangkit dari kematian-Nya bagi kita yang menjadi dasar dan kebangkitan semua orang percaya diseluruh dunia. Kebangkitan Tuhan Yesus inilah yang membuat kita digantikan seluruh hidup kita yang sakit, susah, stres menjadi sehat, sukses, sejahtera dan pasti masuk sorga.

Untuk hidup kita memang perlu ada hajaran. Hajaran Tuhan dimaksud untuk kita kembali:
• Fokus mengaku dengan mulut dan percaya dalam hati bahwa Yesus adalah Tuhan dalam hati kita
• Fokus untuk kita bertumbuh dewasa memikirkan orang lain, mendoakan orang lain, mengangkat derajat orang lain, memberi kepada orang lain, menerima sesuatu yang baik dari orang lain, agar semua terjadi keseimbangan arus perputaran berkat Tuhan (bless flow ballance).
• Fokus memberikan segalanya untuk Tuhan, memberikan pula yang terbaik untuk Tuhan dan berkata:"semua Tuhan Yesus."

Tuhan mengasihi manusia dan membentuk orang percaya dengan 3 cara:
1. Dengan firman Tuhan
2. Dengan Roh Tuhan
3. Dengan hajaran

Bila firman Tuhan dibagikan melalui nasihat orang lain, teguran di khotbah dan nubuat dari pemimpin rohani, lalu menolak untuk dibentuk dengan kuasa Tuhan dan menolak untuk merasakan hadirat Tuhan ataupun mungkin juga merasakan hadirat Tuhan tetapi masih keras kepala juga tidak berubah, maka kita akan mendapat pola Tuhan terakhir, yaitu hajaran Tuhan.
Contoh: jika ada seorang ibu mengejek suami tetangga tidak becus, sembarangan lalu gosipin sana sini tentang hal itu, maka suatu kali ibu ini akan ketemu dititik dimana suaminya mungkin mati atau ketahuan selingkuh, sehingga ibu ini akan sadar akan tingkah jahatnya, lalu bertobat (datang pada Tuhan Yesus dan berubah).
Contoh lain: jika ada anak yang kurang ajar sama orang tuanya, merasa semua kebutuhannya harus terpenuhi, menuntut semua harus ada, lalu pamer kepada teman bahwa saya hebat, saya kaya. Padahal yang kaya orang tuanya, bahkan membanggakan orang tuanya pun tidak sama sekali, maka ia akan bertemu di titik dimana orang tua tiba-tiba meninggal mungkin tidak bersamaan tetapi dalam kurun waktu yang sangat berdekatan dan menghabiskan banyak harta dan uang langsung ludes (habis semua). Menyadari hal ini si anak baru bertobat (datang pada Tuhan Yesus dan berubah).
Contoh terakhir: jika ada karyawan yang terlalu foya-foya, kerja malas, tiada hasil, jadi bigos (biang gosip) yang jelek, malah ada yang korupsi uang perusahaan atau instansi pemerintah tempat ia bekerja, lalu semua yang jelek ia ekspresikan. Mungkin ia naik jabatan dengan mulus karena menyuap dan intrik licik dan jahat, namun ia akan ketemu di titik dimana perusahaan tiba-tiba bangkrut atau instansi pemerintah tempat ia kerja bangkrut, maka ia terancam PHK. Ia tidak tahu masa depannya seperti apa, maka ia baru sadar, lalu bertobat (datang pada Tuhan Yesus dan berubah).

Inilah sistem kerajaan Tuhan dan Allah kita, yaitu Tuhan Yesus Kristus dan kebenarannya. Sebagaimana firman Tuhan berkata:"carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya akan ditambahkan kepadamu." Mat 6:33.

Jangan sampai kita menolak didikan Tuhan dan bosan akan peringatan-Nya, karena kita akan dikatakan oleh Tuhan kelak:"Pada waktu itu Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan."
Mat 7:23


Usir setan sekarang. Tendang tendang

tidak jaman lagi takut sama setan. usir setan sekarang. tendang saja tiap setan.

Kala itu karena keadaan yang sungguh sudah sangat mengganggu khotbahnya dari seseorang yang selalu mengganggunya dan mengejeknya di kebaktian hari itu, maka William Branham berkata kepada setan yang dibalik orang itu: "hai setan, engkau telah mempermalukan hamba Tuhan di depan jemaat. Karena itu aku berkata kepadamu: demi nama Tuhan Yesus, aku perintahkan engkau tunduk dihadapanku dan segera keluar dari orang ini." Seketika itu juga wanita yang memakai kuasa gelap itu terjatuh tunduk di depan Branham, sedangkan Branham melanjutkan khotbahnya tanpa merasa pernah ada gangguan. Tidak berapa lama kemudian masih ditengah khotbah wanita itu sudah sadar dan menjadi normal. Ia terbebas dari setan yang mengikatnya. William Branham seorang hamba Tuhan yang dipakai Tuhan dimasanya dengan mujizat besar.

"Namun demikian janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga." Luk 10:20

Kabar yang sangat sangat dahsyat itu hanya datang dari firman Tuhan. Karena itu, mari kita kejar yang namanya pewahyuan atau visi Ilahi. Mari kita tangkap dengan roh kita yang namanya the God's procedding word atau perkataan yang keluar dari mulut Tuhan atau sederhananya pesan Tuhan atau suara Tuhan. Saat kita mendapatkan suara Tuhan, maka akan ada kemajuan dalam hidup kita. Tangkap ini. Pelajari ini. Kenali ini. Jalani ini.

Saat-saat seperti ini tidak akan lagi seperti masa lalu. Kita tidak lagi bergantung kepada para pakar pelepasan untuk bebas dari setan. Saat mendapatkan pewahyuan ini, kita akan mendapatkan kemenangan besar. Kita akan merasa bahwa kita akan mendapat jarahan yang besar karena hikmat Tuhan yang sangat sangat dahsyat berkuasanya. Ketika mendapatkan pewahyuan ini maka kita akan berjalan dalam kemenangan yang kian meningkat tajam dan terjadi lonjakan rohani yang sungguh mengagumkan. Kita akan mendapatkan begitu banyak mujizat yang ajaib terjadi.

Saudara mau mengetahui rahasia menang atas setan? Beranikan diri kita menerima tantangan ini.

1. Sadari bahwa kita mendapatkan kepastian bahwa kita masuk sorga.
Ketika kita mengaku dengan mulut dan percaya dalam hati untuk menerima Yesus sebagai Tuhan dalam hati pribadi dan bahwa Yesus sudah bangkit dari antara orang mati, maka kita diselamatkan (masuk sorga) dan nama kita terdaftar di sorga. Rom 10:9; Ef 2:6. Saat kita sadari bahwa kita pasti masuk sorga dan nama kita terdaftar di sorga maka iblis mengetahui identitas asli kita bahwa kita adalah warga negara sorga. Kita berasal dari sorga, dari kekuasaan Tuhan, dari atas, sedangkan iblis dari bawah, dari tempat terkutuk, dari neraka. Iblis mengenal bahwa ia bawahan dan kita atasannya.

2. Kita merasa bahwa kita dikasihi dan dikenan Tuhan. Mat 3:17

Predikat yang dipakai oleh Kristus sebagai Anak Manusia yang dikasihi dan dikenan Bapa itu juga yang dipakai oleh kita sebab kita adalah anak-anak Tuhan yang dikasihi dan dikenan Tuhan. Tuhan Yesus sangat sangat mengasihi kita. Tanamkan kesadaran ini, gores dalam hati bahwa Tuhan sayang saya. Tuhan mengasihi saya. Tuhan begitu mengasihi kita. Bila Tuhan sayang kita maka Dia memelihara kita. Karena Tuhan sayang kita maka Dia mengasuh kita. Kasih Tuhan menopang kita. Tuhan Yesus yang adalah Tuhan datang sebagai manusia biasa dimana Ia merasakan yang manusia rasakan. Ia meneladani sempurna segala perintah yang Ia berikan kepada manusia, agar manusia rela dan suka hati menjalankan segala kehendak-Nya. Yesus rela berkorban dan mati secara fisik di atas kayu salib dan bangkit dari antara orang mati. Ia hidup. Ia naik ke sorga dan memberikan Roh-Nya untuk menyertai tiap orang yang percaya kepada-Nya. Kasih-Nya sempurna atas kita. Darah Yesus mengampuni, menguduskan, membenarkan dan melindungi kita. Tubuh kebangkitan Yesus menyembuhkan, membangkitkan dan menyehatkan kita. Roh-Nya membarui, menghidupkan dan menyegarkan roh kita. Kasih Yesus sempurna bagi kita. Yesus sempurna mengasihi kita. Kita sungguh berkenan di hati-Nya.

3. Sadari bahwa kita adalah anak-anak Tuhan. Rom 8:14

Artinya kita adalah tuan atas iblis. Orang percaya Yesus adalah anak-anak Tuhan. Artinya kita adalah bukan hanya penghuni sorga, bukan hanya penduduk sorga, bukan hanya warga istimewa sorga, tetapi kita adalah keluarga Tuhan. Raja-raja dan ratu-ratu di sorga. Kita duduk memerintah bersama dengan Tuhan Yesus di sorga. Kedudukan kita lebih tinggi dari semua malaikat Tuhan. Itulah sebabnya selama bertahun-tahun setan telah membutakan kebenaran ini agar kita tetap menjadi budak setan, budak dosa, budak keduniawian, budak kedagingan. Kita lebih tinggi dari statusnya dari setan. Setan itu sudah kalah dalam kebangkitan Tuhan Yesus. Tuhan Yesus sudah menang atas setan. Kemenangan Tuhan Yesus telah diberikan kepada kita sehingga kita bisa disebut sebagai orang yang lebih dari pemenang. Sekarang letak setan ada di bawah kaki kita, artinya setan ada di bawah kuasa kita. Rom 16:20. Setan tidak akan pernah bisa menjangkau kita. Saat kita menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dalam hati kita maka roh kita ada di sorga walau tubuh kita ada di bumi. Kita menjadi tidak bisa dijangkau setan. Kita mustahil bisa ditangkap dan dikuasai setan. Serangan setan apapun secara roh tidak akan bisa mematahkan kita. Kita menjadi anak-anak Tuhan karena ada Roh Tuhan Yesus dalam hati kita, dalam tubuh fisik kita. Setan melihat bahwa kita sama tidak tergoncangkan dan sama tidak terkalahkannnya seperti Tuhan Yesus.

Jadi mulai dari sekarang tanamkan dalam-dalam kebenaran ini di dalam batin kita, gores dalam-dalam di hati kita. Ukir kuat-kuat kebenaran ini di roh kita. Saat kita berjalan dengan kebenaran ini di dalam kita maka itu menjadi terang bagi kita. Secara roh maka kita selalu siang dan selalu ada cahaya Tuhan menyertai kita, tidak ada bayangan, tidak ada kegelapan. Jadi ketika kita berjalan dalam kebenaran ini dimana pun kita berada, setan harus menurut. Setan harus gemetar, setan sangat sangat ngeri melihat kita yang datang penuh cahaya Tuhan dalam diri kita. Setan secara roh ada dalam kegelapan. Namun ketika ia melihat kita datang maka setan harus mengungsi lari terbirit-birit ketakutan. Kitalah yang menang. Setan mutlak kalah dan ia tunduk sekali kepada kita sehingga ia menuruti kita lalu pergi keluar menjauhi kita. Sesungguhnya, kitalah yang menjadi ancaman dan teror terbesarnya setan karena di dalam kita ada Roh Tuhan Yesus.

Kegilaan tidak bisa masuk. Depresi tidak boleh menguasai kita. Sihir, santet, vodoo, tenung, teluh, gendam, hipnotis, pelet, guna-guna, ramalan-ramalan, mantra-mantra apapun tidak akan mempan masuk menyerang kita. Semua senjata setan yang dari roh tidak bisa punya akses kepada kita. Percuma saja. Kita tidak terjangkau. Kita ada bersama Tuhan di sorga. Kita ada dalam area kekuasaan Tuhan sehingga membuat semua senjata setan secara roh itu lenyap. Hilang. Pedang yang sudah diisi, keris keramat, senjata apapun dan barang apapun yang sudah ada isinya dari kerajaan lampau manapun atau dari tempat manapun tidak bisa memamerkan kekuatannya di hadapan kita. Sungguh kita sangat sangat berkuasa karena Roh Tuhan Yesus sebagai Tuhan yang hidup ada dalam hati kita. Tempat keramat apapun, daerah seangker apapun tidak bisa mengganggu kita. Kita menjadi kebal akan kerasukan setan karena setan tidak bisa menjangkau kita. Roh kita ada di sorga. Kita menjadi tidak terjangkau. Kita ada di tempat maha tinggi. Kita sama kudusnya dengan Tuhan sebab darah Tuhan Yesus yang menguduskan kita. Ibr 9:14.

Setan seseram dan sekuat apapun mengenal kita yang adalah orang percaya Tuhan Yesus sebagai kengeriannya yang terbesar. Kita adalah pukulan kekalahannya setan. Setan setinggi apapun jabatannya tidak boleh memamerkan kekuatannya dan tidak bisa unjuk gigi di hadapan kita. Adakah pembantu lebih berkuasa dari tuannya? Kita adalah majikan atas setan. Kita tuan atas setan. Setan itu bawahan kita dan kita adalah atasan setan. Kita adalah raja-raja dan ratu-ratu di sorga. Setan itu hanyalah tawanan yang sudah 100% kalah dan kini statusnya menjadi budak kita.

Firman Tuhan berkata bahwa keadaan setan sudah kalah. Yoh 16:33. Setan sudah dihukum. Yoh 16:11. Setan itu lemah dan miskin. Gal 4:9. Setan sudah ditaklukan. 1 Kor 15:25&26. Setan sudah menjadi tawanan yang dipermalukan di hadapan tiap orang percaya dan ditonton kekalahannya oleh sorga. Kol 2:15.

Karena itu usirlah setan-setan dari hidup kita, maka kita akan lihat banyak pemulihan terjadi, banyak pelipatgandaan terjadi, berkat-berkat Tuhan yang melimpah-limpah melimpah-limpah melimpah-limpah menjadi bagian kita, kita akan menerima banyak mujizat dinyatakan dan keajaiban akan membuat kita semakin terkagum-kagum akan Tuhan Yesus.

Mari ikuti amanat agung Tuhan Yesus dimana kita menyebarkan Injil Kerajaan Sorga, menyelamatkan mereka yang terhilang dari maut dan neraka, memulihkan mereka, mengangkat mereka dari keterpurukan agar Tuhan Yesus dimuliakan. Mat 28:19-20.

"Sembuhkanlah orang sakit, bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma." Mat 10:28.

"Lalu Ia (Tuhan Yesus) berkata kepada mereka: "pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala mahluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit dan orang sakit itu akan sembuh." Mrk 16:16-18.


Fil 4:6


Filipi 4:6

Kuatir merupakan alarm di hidup kita. Kuatir merupakan alat Tuhan dan menjadi salah satu instrumen hidup, namun ia tidak boleh menguasai kita. Sama seperti sebuah handphone apapun ternyata di dalamnya ada baut mininya. Baut itu harus ada, tanpa baut tidak akan menjadi handphone. Kuatir memiliki arti rohani bahwa hanya Tuhan Yesus sebagai Tuhan saja yang sanggup. Hanya Dia yang patut kita andalkan, sehingga kita bisa berkata bahwa memang benar kita hanyalah alat ditangan-Nya dan semua hanya Tuhan Yesus. Kita bisa berkata: aku tidak bisa apapun dengan diriku sendiri, namun Tuhan Yesus, Dia Tuhankulah yang sanggup. Semua Tuhan Yesus." Kita bisa belajar untuk semakin merendahkan hati dihadapan Tuhan dengan alat yang namanya kuatir. Tuhan itu Kreatif, Sang Kreator, Imajiner yang sangat sangat luarbiasa sempurna baiknya. Kuatir merupakan kesempatan untuk men-setting atau men-switch atau mengganti pikiran kita agar kita segera mengandalkan Tuhan dengan berdoa, memohon dan bersyukur.

Tuhan adalah Tuhan yang sopan. Dia mendidik kita dengan pola kerajaan sorga. Dia mendidik orang percaya agar menjadi anak-anak Tuhan. Ia mendidik kita menjadi raja-raja dan ratu-ratu di sorga dan sebagai manajer-manajer atau pengelola dalam kerajaan sorga untuk segala bentuk dan keadaan yang ada di bumi. Tuhan Yesus menjadikan kita sebagai orang yang sopan, terdidik, penurut dan sesuai dengan jalur hukum kerajaan-Nya. Dalam kehidupan tertib rohani seperti ini Ia tidak membutuhkan suatu kekakuan hubungan, sehingga berakibat menjadi hubungan yang dingin/frigid. Namun ternyata hubungan kita dengan Tuhan merupakan hubungan yang penuh kekeluargaan. Ada kasih, ada kemesraan, ada kehangatan. Dalam doa, permohonan dan ucapan syukur maka kita sungguh serius menempatkan Tuhan Yesus sebagai Tuhan dalam hati kita, menempatkan Dia yang memimpin dan memiliki segalanya, menempatkan Dia sebagai Inti Sumber segalanya. Kita membutuhkan restu dari Dia, kita butuh nasihat-Nya, kita butuh perhatian dan perlindungan-Nya. Doa, permohonan dan ucapan syukur merupakan alat komunikasi kita untuk selalu membangun kehidupan kita menjadi lebih baik dari sebelumnya. Tuhan sangat sangat menginginkan kita agar naik level berikutnya. Naik ke tangga kehidupan berikutnya. Tuhan anti stagnasi. Dia kreatif. Karena itu Dia mengajarkan kita untuk berhubungan dengan-Nya, segera kelola keadaan dengan nasihat-nasihat-Nya, pola strategi sederhana-Nya, kemampuan Ilahi dari-Nya, semangat dan sifat-Nya, restu dari-Nya, perlindungan dari-Nya, jaminan hasil dan keuntungan besar (bahkan surplus) namun bermanfaat, berarti dan memiliki tujuan pasti yang menyertai hidup kita, keluarga kita, komunitas kita.

Dengan doa, permohonan dan ucapan syukur, maka kita pun turut andil, turut ada kerjasama dengan Tuhan membentuk alam roh. Alam roh itu lebih nyata dari dunia alam semesta ini. Alam rohlah yang membentuk alam dunia kita ini. Jadi buang kekuatiran. Buang stres. Fokus kepada Tuhan Yesus. Semua Tuhan Yesus. Tuhan Yesus tetap pegang kendali melalui doa, permohonan dan ucapan syukur kita.

"Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur." (Filipi 4:6)


Hati Marta

facebook.com
hati seorang Marta (pesan Tuhan khusus bagi para wanita pekerja keras)

Luk 10:38-42
Alkitab selalu bicara tentang segala sesuatu ada masanya dan ada porsinya. Pkh 3:1

¤ Apa yang terjadi bila seorang bos tidak peduli dengan anaknya dan terus sibuk dengan perluasan perusahaan? Apa yang terjadi bila seorang pengerja tidak perhatikan rumahnya dan sibuk terus dengan pelayanan? Apa yang terjadi bila seorang jemaat lebih sering ke gereja sementara kerjaan rumah tidak dilakukannya?

¤ Tuhan Yesus selalu bicara keutuhan, saling melengkapi, rukun.

¤ Tuhan tidak menuntut untuk selalu menjadi Marta dan tidak selalu menjadi Maria. Harus ada keseimbangan. Semua ada sesuai waktunya.

¤ Ada waktu-waktu rutin menjadi Marta dan ada waktu-waktu rutin menjadi Maria di dalam tiap harinya. Itu sebabnya perlu pengaturan waktu pribadi.

• Tiap orang percaya butuh waktu saat teduh, doa pujian penyembahan, firman Tuhan (baik Logos dan Rhema), butuh ibadah, butuh menara doa, butuh ibadah dalam pelayanan gereja lokal.
• Tiap orang percaya pula butuh waktu untuk bersenda gurau dan bersama dengan keluarga, pacar, rekan bisnis, rekan pelayanan, istri, teman, sahabat, kenalan; butuh untuk bekerja bersama-sama dalam pekerjaan, dalam kerja bakti, dalam tugas, dalam mempersiapkan even-even (acara-acara), dalam kegiatan-kegiatan sosial, dsb; butuh menyelesaikan dan mengerjakan tugas, pekerjaan, pelayanan, kegiatan-kegiatan / aktifitas-aktifitas positif.

¤ Kebanyakan saat mendengar kisah Marta dalam Alkitab lebih banyak berfokus pada sisi negatif seorang wanita yang bernama Marta ini. Bila Marta mungkin mendengar kisahnya dipandang negatif lebih banyak daripada Maria, mungkin Marta dipenuhi gelombang rasa bersalah yang ditimpakan oleh puluhan ribu pengkhotbah / penginjil / orang-orang yang memberitakan kisah Marta dalam Alkitab di Luk 10:38-42 dari jaman ke jaman.

¤ Nilai kebenaran pula positif dari seorang Marta dalam konteks Luk 10:38-42 dan nilai kebenaran pula positif bagi para wanita yang workaholic (pekerja keras) :

1. Membuka mata dan hatinya dan rumahnya (tempat/area kerjanya) untuk Yesus hadir.
2. Memiliki sikap sopan dan ramah terhadap tamu, terhadap Otoritas, terhadap Leader, terhadap Rabbi yang paling tenar di sepanjang masa, terhadap Tuhan yang hidup bernama Tuhan Yesus.
3. Mempunyai dan mempraktekkan hati seorang hamba yang rendah hati dan rohnya adalah orang yang sangat penurut, serta mudah diajar/gampang dibentuk.
4. Memberi pelayanan yang the best dan excellent service pada jemaat, anggota cool, tamu, pelanggan, customer, relasi, rekan.
5. Kesukaan Marta dan wanita pekerja keras adalah aktif bekerja.
6. Suka challenge (tantangan) dan keinginannya adalah hadirat Tuhan / Tuhan hadir dengan dia.
7. Ada gairah tinggi dalam skill/keahliannya/kesukaannya bekerja, lagipula penuh kegigihan, senang berjuang.

¤ Kegagalan seorang Marta dan hal yang harus terkadang tidak dihindari oleh kaum wanita/perempuan:

a. Tidak mengatur waktu untuk berjumpa secara pribadi dengan mendengarkan perkataan Yesus langsung.
b. Perkataan negatif/keluhan menghakimi.

¤ Arti hidup Marta dan juga arti hidup wanita pekerja keras:

a. Siap dipakai Tuhan
b. Mempersiapkan kebutuhan jasmani dan materi.

¤ Tuhan Yesus senang dengan para Marta, Tuhan Yesus juga senang dengan para Maria.

¤ Yang dirindukan Tuhan Yesus dari para Marta ialah agar para Marta mendapati bukan hanya hadirat-Nya dan melayani-Nya, namun agar mereka memiliki kepekaan roh untuk menangkap pesan-pesan Tuhan/menanamkan tiap jalan-jalan Tuhan dalam dirinya, sehingga demikian hidup para Marta memiliki visi (pewahyuan dan hikmat) yang khusus super dahsyat dan bergerak secara supernatural, yang mengarahkan dirinya tetap fokus pada Tuhan dan lebih banyak lagi membawa impact (pengaruh) yang mendalam bagi banyak orang, sehingga pada akhirnya Tuhan Yesus lebih lagi dimuliakan dalam diri Marta dan para Marta (para wanita pekerja keras).


Pastinya Tuhan yang terutama

facebook.com
pastinya... Tuhan yang terutama dalam diri kita, euy!

- Barrack Obama (at the Annual Presidential Prayer Breakfast, February 5, 2009) -

"We come to break bread and give thanks and seek guidance, but also to rededicate ourselves to the mission of love and servis that lies at the heart of all humanity. As St. Augustine once said, "pray as though everything depended on God. Work as though everything depended on you." "So let us pray together... But let us also work together in all the days and months ahead. For it is only through common struggle and common effort, as brother and sissters, that we fulfill our highest purpose as beloved children of God. I ask you to join me in that effort, and I also that you pray for me, for my family, and for the continued perfection of our union. Thank you."

Manusia diberi hidup, pikiran, talenta dan kesempatan oleh Tuhan.

Namun masih ada yang berpikir bahwa "mikirin Tuhan itu cuma milik orang tua yang lanjut usia atau orang miskin atau orang yang tidak peduli dengan keduniawian." Ini hanya menjadi penyulut gerakan separatisme (paham yang ingin memisahkan diri dengan cara damai dan mendirikan kelompok sendiri yang disebut sebagai foya-foya selagi masih muda atau atheis atau anak-anak gampangan atau anak-anak pemberontak atau para pengajar sesat) antara manusia yang menentang Tuhan.

Ada Tertulis: "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah, maka semuanya akan ditambahkan kepadamu." Mat 6:33.

Kehidupan kita orang percaya merupakan kehidupan kompleks yang berasal dari Tuhan. Memang tidak semua bisa kita raih. Namun tetap kita menjalani kehidupan ini dengan hal-hal yang kita lakukan di tiap waktunya. Perjalanan kehidupan kita ini sudah seharusnya dipengaruhi dengan prinsip-prinsip Kerajaan Tuhan.

1. Menomorsatukan kerajaan-Nya secara sederhana ialah kita berpegang teguh kepada firman Tuhan dan doa (baik pujian penyembahan, doa profetik, doa permohonan penuh deklarasi iman dan doa bahasa roh yang agresif).

Wujudnya ialah di pagi hari atau ada waktu luang tiap harinya kita memikirkan dalam-dalam akan pengertian firman Tuhan yang sesuai dan selaras dengan kehidupan kita. Kita bisa awali hari dengan doa, syukuri hari dengan proses terbaik disertai dengan penyerahan hasil hari ini di tiap harinya lalu ditutup dengan doa.

Atur sesering mungkin untuk berhubungan secara berkualitas dengan Tuhan Yesus saat di rumah, dikantor, lagi naik angkot, naik kendaraan, asyik jalan-jalan di mall, sebelum berjumpa dengan pendeta, dalam sesi meeting, latihan belajar di kelas, memasuki kantor calon klien, sedang belanja di pasar, sebelum ngobrol dengan pejabat teras istana negara, lagi sedang masak di dapur, menjelang proses sidang, sebelum menemui atasan, lagi jalan bareng dengan pasangan hidupnya, sebelum berunding temu dengan demonstran, sebelum mulai perlombaan, saat mengambil keputusan, ketika dalam jumpa pers dan lainnya dimana kita tiap detik kita orang percaya bisa membangun hubungan dengan Tuhan, mengandalkan anugerah-Nya dan selalu meminta petunjuk-Nya.

Sebaliknya Tuhan pun akan dengan senang hati akan memberi arahan yang tepat kepada kita agar kita sebagai orang percaya mencapai tujuan yang telah Ia tetapkan. Tujuan Tuhan atas hidup kita selalu mulia, artinya selalu istimewa, selalu bukan hanya sempurna, melainkan sangat sangat luar biasa. Sebab Tuhan itu sumber kesempurnaan dan sumber yang dahsyat.

2. Mengutamakan Tuhan ini menjadi maksud dalam diri kita untuk membuang semua hal yang menyia-nyiakan anugerah Tuhan yang dilakukan-Nya dalam karya salib-Nya.

Yesus telah mati, darah-Nya dicurahkan, tubuh-Nya tercabik-cabik, teraniaya dan tersiksa menderita total. Namun Yesus telah bangkit dari antara orang mati untuk kita mendapatkan kemenangan atas kematian, atas dosa (kejahatan dan pelanggaran) kita, atas sakit penyakit, atas kebiasaan buruk kita, atas kemiskinan kita, atas kebodohan kita, atas kelemahan kita, atas kesombongan kita, atas keegoisan kita, atas keterikatan kita pada kuasa gelap, atas ketakutan kita yang terburuk, atas tertindasnya kita dalam masa lalu kita yang buruk, atas kesulitan ekonomi kita.

Yesus datang untuk memberi kita kemenangan. Yesus memberi kepastian bahwa setiap yang menerima Yesus sebagai Tuhan dalam hatinya pasti masuk Sorga. Yesus memberi kita kemenangan terhadap kuasa jahat. Yesus telah membatalkan semua kutuk yang ada. Yesus yang telah bangkit memberi kita kekuatan, kesehatan, kebahagiaan dan damai sejahtera. Yesus yang telah bangkit membuktikan diri-Nya adalah Tuhan di atas segala tuhan, sehingga dengan kebangkitan Yesus, maka kita disembuhkan, kita dimerdekakan, kita dibuat cerdas super alami, kita diberi kerendahan hati, kita mendapat keberanian, kita menerima terobosan demi terobosan dalam keuangan dan lain sebagainya.

Inilah berita inti Kerajaan Tuhan. Karena Yesus adalah Tuhan yang hidup, berkuasa dan ajaib, maka dengan mengutamakan Tuhan, menomorsatukan Tuhan dalam diri kita, maka kita memasuki dimensi pengenalan akan pribadi Tuhan yang lebih lagi dalam diri kita.

Pastikan dalam mengutamakan Tuhan Yesus, kita jadikan ini sebagai gaya hidup kita. Ketika ini menjadi gaya hidup kita, maka roh (sifat) pewahyuan kebenaran firman Tuhan, roh keperkasaan, roh kekuatan yang superalami, roh murah hati, roh takut (kagum) akan Tuhan yang lebih lagi menjadi mendarah daging dalam diri kita sendiri. Ini yang akan membuat diri kita menjadi naik dan berbeda dengan yang lain, meski kita mungkin hanya sebagai bawahan atau sebagai sesama manajer, sesama pemimpin, namun ada nilai tambah dan keunggulan yang sangat sangat bagus dan sangat sangat dahsyat dalam diri kita.

Ayo, utamakan Tuhan Yesus. Dia Maha Dahsyat, kita pun dahsyat luarbiasa berlipatganda baiknya.

"TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia." Ul 28:13

Tuhan Yesus memberkati.


Makna setia rohani

facebook.com
makna setia rohani

Orang yang setia adalah orang yang bertahan. Orang yang tidak setia adalah orang yang tidak bertahan. Orang yang setia adalah orang yang ngotot bersama Tuhan Yesus.

Di kala senang bahkan di puncak keberhasilan ia tetap berkata: "semua Tuhan Yesus."

Di kala dalam ujian, tekanan, pergumulan, tekanan yang paling berat, di waktu disakiti, merasa kepedihan hati yang teramat sangat, terkena bencana, terkena kecelakaan yang membuat hidup sepertinya habis sudah, atau lainnya ialah merasa pahitnya diperlakukan tidak adil, dirampas, dianiaya, difitnah, dirusak dan dihancurkan orang lain. Di saat kesepian terberat, sendirian, ditinggalkan, kehilangan sesuatu yang berharga dalam hidupnya dan di waktu sepertinya tidak ada lagi jalan keluar, sepertinya semua sudah berakhir dengan sangat mengerikan, sepertinya sudah tiada pengharapan, tidak ada kekuatan lagi, tidak ada penopang lagi, ia tetap berkata: "Tuhan Yesus baik," "tidak ada yang terbaik dan tidak ada yang selalu memberi kebaikan terbaik diatas segalanya selain Tuhan Yesus yang kumiliki dalam hatiku sebagai Tuhan di hatiku."

Orang yang setia akan tetap ngotot memegang Tuhan Yesus erat-erat di segala keadaan terburuk. Orang yang setia merupakan saluran Tuhan Yesus untuk mencipta keadaan yang baik, yang sejuk dalam keadaan yang hancur dan serba kacau. Ia akan mencipta sesuatu yang baru dengan hikmat Tuhan. Ia mulai bangkit dengan kuasa kebangkitan Tuhan dan berjalan kembali untuk membangun hidupnya dengan prinsip-prinsip kerajaan sorga. Ia berjalan dan menempatkan Tuhan Yesus di depannya berjalan bersamanya. Orang yang setia adalah orang yang menghormati Tuhan Yesus sebagai Tuhan dalam hatinya. Ia percaya bahwa Tuhan sanggup mengubahkan segala keadaan yang terburuk menjadi keadaan yang terbaik lebih dari terbaik sebelumnya. Yang ia kenal bahwa keadaan terbaik itu selalu alami meningkat dalam hidupnya, dalam keluarganya turun temurun, dalam diri banyak orang sampai ke bangsa-bangsa. Yang ia tahu bahwa ia suka mengangkat martabat orang lain kian tinggi di dalam Tuhan Yesus.

Orang yang setia akan menyelesaikan tugas rutinnya tiap hari. Ia akan menyelesaikan tugas hidupnya dengan sebaik-baiknya sampai akhir hidupnya. Ia akan terus belajar sampai akhir... Sampai akhir... Sampai akhir hingga berjalan bersama Tuhan Yesus dalam hidup indah yang kekal.

"Dan barangsiapa menang dan menyelesaikan tugasnya sampai kesudahannya, kepadanya akan Kukaruniakan kuasa atas bangsa-bangsa." Why 2:26


maksa pake bahasa Ibrani?

Shalom Alleichem Adonai Yeshua Ha Massiah

Tulisan ini merupakan tulisan untuk menjawab beberapa kegelisahan dan keresahan beberapa orang yang merasa bahwa ada yang memaksa untuk memakai bahasa Ibrani. Tidak terlalu dalam, karena untuk menjangkau banyak orang dan untuk mempermudah pengertian.

Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan telinganya. 2 Tim 4:3

Tahun 2000 awal masalah ini sempat muncul ke beberapa literatur dan beberapa selebaran juga sempat saya terima, lalu saya baca, kemudian saya hanya menyimpannya dalam hati. Namun setelahnya sempat menghilang. Masuk bulan Desember 2010 lalu ada orang-orang yang mau menyusup ke dalam gereja Tuhan dengan maksud baik hanya saja bagi beberapa orang sepertinya mengusik, mengganggu dan meresahkan.

Beberapa orang yang menyusup ini sebenarnya bila ditarik garis besarnya memaksa orang untuk kembali kepada bahasa Ibrani untuk menyembah Tuhan, mengenal Tuhan dan melakukan firman Tuhan. Ini menjadi permasalahan ialah sikap yang memaksa baik melalui SMS, BBM, selebaran kertas, telpon dan mendatangi secara langsung seolah-olah mengkonfrontir, membombardir dengan kata-kata yang sungguh-sungguh tidak beretika, mengejek sesama orang percaya dan menghina kelompok kepercayaan bani Kedar.

Hal ini sebenarnya sudah seharusnya kita hindarkan dan kita jauhi. Alkitab berkata dalam 1 Kor 13:4 bahwa kasih itu sabar. Tentu adalah baik untuk kita menerapkan apa yang menjadi keyakinan mereka. Namun bila kita tanpa pengendalian diri dan bersifat memaksa, maka hal ini dapat memang menimbulkan masalah.

Dampak dari pemaksaan untuk kembali kepada bahasa Ibrani:

1. Kita akan dilihat oleh kaum agama-agama selain Protestan dan Katolik sebagai pendukung gerakan Zionisme, padahal tidaklah demikian. Kenal dengan bule saja sudah enak, ya hitung-hitung menambah temanlah.
2. Kita mendapat cap sebagai bidat /penyesat, karena pemaksaan yang bersifat batu sandungan sehingga kita bukanlah saksi Kristus, bukan saksi Mashyiakh, bukan saksi Massiah .
3. Kita bersifat terlalu intelektual yang akhirnya membahayakan diri kita ke arah ahli Taurat. Kita terlalu paham Kitab Suci secara pikiran dengan keahlian pengetahuan yang tinggi tetapi banyak orang akan tidak mengerti secara sederhananya, tidak aplikatif, terlalu rumit dan akhirnya sulit melakukan firman Tuhan.
4. Kita terlalu ekstrem sehingga akan terlalu sulit untuk memenangkan jiwa dalam pemberitaan Kabar Baik akan Kerajaan Tuhan. Kita memaksa akar kata bahasa Ibrani ke dalam pemikiran budaya, gaya hidup dan sampai ke dalam hati kita.
5. Kita sulit mengubah seseorang karena pemakaian bahasa Ibrani yang asli pun seharusnya sesuai dengan Alkitab bahasa Ibrani yang asli. Dalam Alkitab yang dikeluarkan oleh Lembaga Alkitab Indonesia ada terdapat 10.000 kata bahasa Ibrani yang ada dalam Alkitab versi King James Version (KJV) yang tidak dicantumkan. Alkitab KJV ini sudah diterima secara Internasional karena isi tulisannya mendekati Alkitab bahasa Ibrani yang asli. Namun tahukah kita bahwa dari Alkitab LAI itu yang sebagian kita terima itu ada sekitar 30.000 kata Alkitab bahasa Ibrani yang asli justru tidak terdapat di dalamnya. Belum ditambah kekeliruan penulisan di dalamnya yang lain artinya dibanding dengan kata bahasa Alkitab Ibrani yang asli. Untuk point 5 ini memang diakui dan sudah diteliti oleh para ahli Theolog dunia.
6. Sangat menimbulkan kekeliruan besar pula bahwa Alkitab ternyata karena terbagi dalam 2 Perjanjian, yaitu Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, maka bila kita telaah (teliti) lebih lanjutnya akan terlihat bahwa Perjanjian Lama ditulis dengan bahasa Ibrani kuno (bukan bahasa Ibrani modern sekarang) dan Perjanjian Baru ditulis dengan bahasa Latin. Sangat kontroversif untuk menyamaratakan bahwa kita harus menggunakan bahasa Ibrani untuk menyembah Tuhan, padahal dalam Perjanjian Baru justru Tuhan Yesus selama di bumi memakai bahasa Aramaik, sementara para murid-Nya yang menyebar ke seluruh dunia dalam penulisan Alkitab Perjanjian Baru semuanya dikumpulkan dan menghasilkan berbagai tulisan dalam bahasa Latin (Yunani). Contoh: Perjanjian Lama menulis Adonai sementara Perjanjian Baru menuliskan Kurios untuk mengerti kata Tuhan. Karena kontroversif inilah, maka kita bisa menyimpulkan bahwa alasan untuk menggunakan kata Ibrani ini tidak kuat alasannya.
7. Kita seolah-olah mendapat doktrinasi yang tidak sesuai dengan sistem yang kita miliki, dimana doktrin ini tidak kuat alasannya dan malah menjadi ancaman untuk memecah kesatuan gereja Tuhan, karena pemahaman yang berbeda. Sudah banyak dan justru menambah persoalan kepada gereja Tuhan dengan adanya pola yang sangat menghalangi gerakan Roh Kudus dan Amanat Agung Tuhan Yesus.
8. Sulit melihat buah-buah rohani. Secara serius saya pribadi menyampaikan hal ini bahwa dalam pengamatan saya pribadi ternyata sulit untuk menghasilkan buah.
• Bagaimana mungkin seseorang berkata bahwa yang sebenarnya adalah menyebut nama Yoshua atau Yeshua adalah Adonai, tetapi di satu sisi menyebut bahwa Allahnya orang Kristen itu di Arab? Lalu apakah mereka tidak merasa pengikut Kristus? Pengikut Nasrani? Pengikut Mesias? Pengikut Kristos? Pengikut Kristus? Atau Mesianik? Atau Massiakhah? Dari kata bahwa Allahnya orang kristen ada di Arab ini saja kita dapat melihat bahwa ini merupakan ejekan untuk sesama orang percaya, ejekan untuk kaum agama tertentu. Terkesan rasialis. Tahukah kita bahwa banyak orang Israel sekalipun pengikut agama Yahudi keras pun ketika bertemu dengan orang Arab entah di wilayah Israel atau di wilayah Timur Tengah ya berbahasa Arab juga (bagi yang telah bisa bahasa Arab), selain berbahasa Inggris. Masa berbahasa Sunda atau bahasa Komering? Kan tidak mungkin.
• Adakah buah jiwa-jiwa? Bila kita mengadakan riset, maka kita akan menemukan bahwa jarang sekali jiwa yang dimenangkan dari kepercayaan lain malah merebut orang kristen untuk diubah pandangannya ke arah yang justru menimbulkan perdebatan yang rumit, perpecahan gereja, penghalang gerakan Roh Kudus, pemberontakan dan keributan.
• Adakah buah pertobatan? Dengan adanya ejekan yang merisaukan, membuat kegalauan semacam ini, maka patut dipertanyakan akan buah pertobatannya.
• Adakah berpusat pada karya kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus? Percuma saja mengajarkan pengajaran yang kita rasa benar dan yakini benar, tetapi keluar dari inti kehidupan kristen yang sesungguhnya, yaitu karya anugerah terbesar Tuhan dalam kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus.
• Apakah berpusat pada menjadikan Yesus sebagai Tuhan dalam hati dan kehidupan?

Secara pribadi saya tidak menganggap pengajaran ini sesat. Masih ada kebenaran juga di dalamnya. Hanya saja bila diukur dengan ukuran manusia, pasti ada kekurangan dan kelemahan baik saya juga baik mereka yang berdiri sesuai dengan pengajaran yang mereka pilih. Hanya mari kita berdiri di atas dasar firman Tuhan dan pimpinan Roh-Nya dalam mengembangkan kerajaan Tuhan di bumi ini, bukan sekedar pengetahuan.

Ingat!

1. Kami berdoa dan memanggil Allah pun tetap hadirat Tuhan pun turun. Pewahyuan akan pribadi Tuhan pun semakin dalam. Bahkan pasti masuk sorga karena kita ditebus dengan darah Yesus.

2. Pengajaran untuk kembali kepada bahasa Ibrani merupakan salah satu kebenaran dari banyak pengajaran kontroversif namun masih sejalan dengan kebenaran lainnya. Masih ada pengajaran akan nama Yesus saja, pengajaran Oneness (yang menolak pengajaran Tritunggal), pengajaran gereja rumah, dll. Semuanya baik. Semuanya masih dalam jalur kebenaran. Semuanya bagus. Justru ini membuat gereja Tuhan semakin bisa mengenal kebenaran, semakin dimurnikan tanpa pemaksaan. Intinya ini menjadi pemerlengkapan bagi kita.
3. Sudah semestinya kita memahami bahwa kita bukan hanya perlu pengajaran, melainkan pengajar-pengajar yang berintegritas di hadapan Tuhan, pula bukan hanya memiliki pengajar-pengajar yang banyak melainkan memiliki bapa rohani yang memfungsikan diri kita tetap ada di dalam pikiran Kristus, tetap mengerjakan kehendak-Nya.
4. Perdalam kehidupan Ilahi bersama Roh Tuhan Yesus Kristus. Bangun hubungan pribadi selalu dengan Dia melalui doa pujian penyembahan.
5. Hiduplah dalam kebenaran. Berbuahlah. Hasilkan buah Roh, buah pertobatan, buah jiwa-jiwa, buah pelayanan.
6. Mari menangkan jiwa. Hasilkan buah jiwa-jiwa. Jadi saksi Kristus. Selamatkan jiwa-jiwa yang belum percaya. Bawa datang kepada Tuhan Yesus.
7. Jaga kerukunan bersama. Jangan setelah ini diantara kita mulai perang ayat. Jauhi sikap memanipulasi ayat. Buang sikap memotong-motong ayat demi membenarkan prinsip pribadi. Hiduplah dengan nilai-nilai kebenaran, berdiri di atas prinsip kebenaran firman Tuhan, kejar tujuan hidup kita, yaitu panggilan sorgawi, biarkan hidup kita semakin bermakna, semakin berarti agar menjadi dampak yang kuat bagi sesama sehingga kita bisa mentransformasi komunitas kita, bangsa kita dan seluruh dunia bagi Tuhan.

Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberitaan Injil dan tunaikanlah tugasmu. 2 Tim 4:5

Yivarekaka Vieshmaraka (TUHAN memberkatimu dan menjagamu).

__̅_̅̅_̅̅̅☀Jesus•Bless•You☀_̅̅̅_̅̅_̅_


Mujizat Natal

Mat 2:1-12

Kelahiran Tuhan Yesus Kristus merupakan hal yang berkesan dan patut dirayakan, selain perayaan kematian Yesus, perayaan kebangkitan Yesus, perayaan kenaikan Yesus ke Sorga dan perayaan pencurahan Roh Tuhan Yesus atas kita orang percaya.

Tidak ada peristiwa kisah perjalanan kehidupan dan pelayanan Yesus, kematian Yesus, kebangkitan Yesus dan assencion/mikraj/naiknya Yesus ke Sorga bila tanpa Yesus lahir.

Setiap orang merayakan kelahirannya, mengingat tanggal lahirnya sebagai kenangan, momen untuk mengintrospeksi diri dan membuat dirinya maju.

Kelahiran Yesus patut dirayakan oleh orang percaya, sebab merayakan hari kelahiran Raja damai, Bapa yang perkasa, Allah yang perkasa, Tuhan beserta kita.

Suatu hal yang bodoh bila melarang peristiwa kelahiran Yesus dengan berasumsi bahwa hanya merupakan tradisi dari bangsa-bangsa Pagan (penyembah berhala). Justru orang-orang yang melarang itu merayakan hari kelahirannya sendiri. Merayakan hari kelahiran sendiri juga berasal dari tradisi penyembahan berhala.

Namun bila kita lihat kelahiran Yesus justru kita mengerti bahwa para majus dari Timur adalah para raja besar yang termashyur, kaya raya, banyak harta, emas dan perak berlimpah. Mereka jago perang dan haus darah dalam tiap perang. Mereka orang-orang yang ambisius dalam merebut kerajaan lain dan memperluas kerajaan mereka. Ambisi mereka hanyalah menang dalam pertempuran. Mereka pakar pemerintahan, tangguh menempuh badai, ahli astronomi, para penyembah berhala tulen, pemuja dewa-dewa negerinya masing-masing. Para majus ini pun suka dengan sihir. Kekuatan sihir dan kekuatan gaib mereka miliki untuk kekuasaan kerajaan dan tahta mereka masing-masing.

Ternyata mereka sendiri dilunakkan dengan tanda dan mujizat besar di langit, dimana ada bintang yang cemerlang dan besar menuntun ke arah seorang anak yang lahir menandakan anak ini adalah Tuhan yang absolut, Tuhan diatas segala tuhan, Penguasa mutlak dan Penakluk atas segala para kepala dewa bangsa-bangsa.

Disini kita lihat bagaimana sangat Maha Dahsyat, sangat Maha Luar biasanya Yesus saat masih bayi membawa bintang besar melebihi belasan mungkin puluhan kali lipat daripada matahari kita. Matahari kita merupakan salah satu bintang. Tetapi bintang indah dan cerah cemerlang ini berjarak puluhan juta atau ratusan juta kali kecepatan cahaya. Yesus yang masih bayi kecil sama seperti bayi lainnya namun kudus mengarahkan bintang ini ke tempat kelahiran-Nya di Betlehem. Para majus ini sungguh tergerak untuk mengikuti bintang ajaib tersebut. Mereka membaca dari kitab-kitab mereka, mereka membaca dari ramalan-ramalan, mereka membaca dari sudut astronomi dan berbagai ilmu perbintangan sihir mereka yang semuanya mengarah tepat untuk datangnya Seorang Raja Terpilih ada di bangsa Yahudi. Mereka berkesimpulan bahwa semuanya tepat untuk mereka datang sendiri mencari dan menyembah Anak Yang Terjanji ini. Seorang Anak Yang Terpilih. Anak Perjanjian. Anak Perdamaian. Anak yang dikenal para majus sebagai Tuhan yang mutlak.

Para majus berjalan ribuan kilometer dengan kekayaan dan harta benda mereka.

Dalam pertanyaan para Majus ini "dimanakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami baru saja melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah-Nya." Tentu saja raja Herodes terkejut beserta seluruh Yerusalem melihat dalam jumlah dan rombongan besar puluhan raja-raja besar dari Timur datang dengan lengkap para pengawal pribadi dan sejumlah banyak unta membawa harta mereka. Mat 2:1-3

Singkat kata akhirnya kita mengetahui bahwa para majus ini sujud menyembah Yesus sebagai Tuhan diatas segalanya, Tuhan yang menguasai hati dan Raja segala alam.

Kelahiran Yesus yang sangat sangat dahsyat, sangat sangat luar biasa ini memberikan kita pelajaran akan Injil Kerajaan Sorga, yaitu;

1. Kita memiliki hak untuk menyembah Tuhan Yesus.

Harta, ketenaran, jabatan tinggi hanyalah sementara. Semuanya hanya pemberian Tuhan. Semuanya hanya dari Tuhan. Harta, kemashyuran dan jabatan tidak melebihi dari kebahagiaan permanen, kesehatan, kedamaian hati, ketenangan jiwa, keindahan perasaan. Namun semua ini tidak melebihi nilai penyembahan kita kepada Tuhan Yesus, syukur kita kepada Tuhan Yesus, sujud kerendahan hati kita kepada Tuhan Yesus. Penyembahan dalam roh dan kebenaran inilah yang membuat kita menyadari bahwa semua berasal dari Tuhan Yesus. Di natal ini seperti orang-orang majus yang menyembah Yesus dan membawa persembahan mereka kepada Yesus, mari kita menyembah Tuhan Yesus dengan sungguh-sungguh dan memberi persembahan natal untuk Dia yang lahir ke dunia ini.

2. Kita layak untuk merayakan kelahiran Tuhan Yesus.

Yesus lahir bukan membawa pedang. Yesus lahir membawa damai dan sukacita. Tujuan Yesus lahir dan datang ke dunia ini adalah untuk menyelamatkan, artinya Yesus datang untuk memberi kita kepastian masuk Sorga. Yesus datang untuk kita menang atas kematian. Yesus lahir untuk kita tidak dilemparkan dalam derita siksa api neraka abadi. Kita layak merayakan indahnya, luar biasanya, dahsyatnya Tuhan Yesus yang telah lahir ke dunia.

3. Ada kado natal yang ajaib bila kita rayakan natal.

Tuhan Yesus lahir dengan cara unik, ajaib, sangat sangat mengagumkan dan menjadi mujizat yang fenomenal begitu spektakuler. Dengan kelahiran Tuhan Yesus yang ajaib ini, maka Ia datang untuk kita menerima keajaiban-Nya. Untuk kita menerima keajaiban-Nya di natal ini, maka kita membuka hati dan meminta firman-Nya bekerja untuk menyembuhkan kita, untuk memulihkan kita dan untuk memberikan kelimpahan kepada kita.

Sejarah mencatat bahwa saat natal tiba
- tiap natal tiba selalu ada sukacita natal tiba. Pasti selalu ada nuansa dan atmosfer keceriaan, kegembiraan dan damai natal yang spesial terjadi kita alami sebagai orang percaya
- tiap perang baik perang revolusi Amerika, perang dunia I dan perang dunia II, serta masih banyak perang lainnya selalu menghentikan perang atau mengadakan gencatan senjata atau merayakan natal bersama musuh atau saling berdamai.
- tiap bulan Oktober hingga Desember bahkan ada yang sampai Januari, bangsa-bangsa diluar negeri merayakan natal secara megah dan besar-besaran sehingga membuat negara-negara disana pada menjadi makmur, sekalipun bukan mayoritas penduduknya kristen atau bukan negara kristen.
- tiap bulan Desember atau tanggal 25 Desember di tiap tahunnya selalu terjadi mujizat, selalu terjadi keajaiban. Pasti selalu terjadi.

Seperti pesan Tuhan melalui Gembala Pembina, yaitu Pdt. Dr. Ir. Niko N. kita katakan bahwa "Mujizat Masih Ada", maka menutup tahun Pemulihan dan tahun Kelimpahan 2010 ini, mari kita bersama-sama merayakan natal dengan kasih dari Tuhan Yesus. Mujizat masih ada.

Natal merupakan Injil Kerajaan Sorga yang layak kita bagikan kepada yang lainnya.

Mari kita sama-sama rayakan natal dengan penuh sukacita dan damai, serta siap-siaplah untuk menerima Mujizat Natal. Di dalam nama Tuhan Yesus.

Selamat Hari Natal.
Tuhan Yesus memberkati.