Sabtu, 03 September 2016
Pastinya Tuhan yang terutama
facebook.com
pastinya... Tuhan yang terutama dalam diri kita, euy!
- Barrack Obama (at the Annual Presidential Prayer Breakfast, February 5, 2009) -
"We come to break bread and give thanks and seek guidance, but also to rededicate ourselves to the mission of love and servis that lies at the heart of all humanity. As St. Augustine once said, "pray as though everything depended on God. Work as though everything depended on you." "So let us pray together... But let us also work together in all the days and months ahead. For it is only through common struggle and common effort, as brother and sissters, that we fulfill our highest purpose as beloved children of God. I ask you to join me in that effort, and I also that you pray for me, for my family, and for the continued perfection of our union. Thank you."
Manusia diberi hidup, pikiran, talenta dan kesempatan oleh Tuhan.
Namun masih ada yang berpikir bahwa "mikirin Tuhan itu cuma milik orang tua yang lanjut usia atau orang miskin atau orang yang tidak peduli dengan keduniawian." Ini hanya menjadi penyulut gerakan separatisme (paham yang ingin memisahkan diri dengan cara damai dan mendirikan kelompok sendiri yang disebut sebagai foya-foya selagi masih muda atau atheis atau anak-anak gampangan atau anak-anak pemberontak atau para pengajar sesat) antara manusia yang menentang Tuhan.
Ada Tertulis: "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah, maka semuanya akan ditambahkan kepadamu." Mat 6:33.
Kehidupan kita orang percaya merupakan kehidupan kompleks yang berasal dari Tuhan. Memang tidak semua bisa kita raih. Namun tetap kita menjalani kehidupan ini dengan hal-hal yang kita lakukan di tiap waktunya. Perjalanan kehidupan kita ini sudah seharusnya dipengaruhi dengan prinsip-prinsip Kerajaan Tuhan.
1. Menomorsatukan kerajaan-Nya secara sederhana ialah kita berpegang teguh kepada firman Tuhan dan doa (baik pujian penyembahan, doa profetik, doa permohonan penuh deklarasi iman dan doa bahasa roh yang agresif).
Wujudnya ialah di pagi hari atau ada waktu luang tiap harinya kita memikirkan dalam-dalam akan pengertian firman Tuhan yang sesuai dan selaras dengan kehidupan kita. Kita bisa awali hari dengan doa, syukuri hari dengan proses terbaik disertai dengan penyerahan hasil hari ini di tiap harinya lalu ditutup dengan doa.
Atur sesering mungkin untuk berhubungan secara berkualitas dengan Tuhan Yesus saat di rumah, dikantor, lagi naik angkot, naik kendaraan, asyik jalan-jalan di mall, sebelum berjumpa dengan pendeta, dalam sesi meeting, latihan belajar di kelas, memasuki kantor calon klien, sedang belanja di pasar, sebelum ngobrol dengan pejabat teras istana negara, lagi sedang masak di dapur, menjelang proses sidang, sebelum menemui atasan, lagi jalan bareng dengan pasangan hidupnya, sebelum berunding temu dengan demonstran, sebelum mulai perlombaan, saat mengambil keputusan, ketika dalam jumpa pers dan lainnya dimana kita tiap detik kita orang percaya bisa membangun hubungan dengan Tuhan, mengandalkan anugerah-Nya dan selalu meminta petunjuk-Nya.
Sebaliknya Tuhan pun akan dengan senang hati akan memberi arahan yang tepat kepada kita agar kita sebagai orang percaya mencapai tujuan yang telah Ia tetapkan. Tujuan Tuhan atas hidup kita selalu mulia, artinya selalu istimewa, selalu bukan hanya sempurna, melainkan sangat sangat luar biasa. Sebab Tuhan itu sumber kesempurnaan dan sumber yang dahsyat.
2. Mengutamakan Tuhan ini menjadi maksud dalam diri kita untuk membuang semua hal yang menyia-nyiakan anugerah Tuhan yang dilakukan-Nya dalam karya salib-Nya.
Yesus telah mati, darah-Nya dicurahkan, tubuh-Nya tercabik-cabik, teraniaya dan tersiksa menderita total. Namun Yesus telah bangkit dari antara orang mati untuk kita mendapatkan kemenangan atas kematian, atas dosa (kejahatan dan pelanggaran) kita, atas sakit penyakit, atas kebiasaan buruk kita, atas kemiskinan kita, atas kebodohan kita, atas kelemahan kita, atas kesombongan kita, atas keegoisan kita, atas keterikatan kita pada kuasa gelap, atas ketakutan kita yang terburuk, atas tertindasnya kita dalam masa lalu kita yang buruk, atas kesulitan ekonomi kita.
Yesus datang untuk memberi kita kemenangan. Yesus memberi kepastian bahwa setiap yang menerima Yesus sebagai Tuhan dalam hatinya pasti masuk Sorga. Yesus memberi kita kemenangan terhadap kuasa jahat. Yesus telah membatalkan semua kutuk yang ada. Yesus yang telah bangkit memberi kita kekuatan, kesehatan, kebahagiaan dan damai sejahtera. Yesus yang telah bangkit membuktikan diri-Nya adalah Tuhan di atas segala tuhan, sehingga dengan kebangkitan Yesus, maka kita disembuhkan, kita dimerdekakan, kita dibuat cerdas super alami, kita diberi kerendahan hati, kita mendapat keberanian, kita menerima terobosan demi terobosan dalam keuangan dan lain sebagainya.
Inilah berita inti Kerajaan Tuhan. Karena Yesus adalah Tuhan yang hidup, berkuasa dan ajaib, maka dengan mengutamakan Tuhan, menomorsatukan Tuhan dalam diri kita, maka kita memasuki dimensi pengenalan akan pribadi Tuhan yang lebih lagi dalam diri kita.
Pastikan dalam mengutamakan Tuhan Yesus, kita jadikan ini sebagai gaya hidup kita. Ketika ini menjadi gaya hidup kita, maka roh (sifat) pewahyuan kebenaran firman Tuhan, roh keperkasaan, roh kekuatan yang superalami, roh murah hati, roh takut (kagum) akan Tuhan yang lebih lagi menjadi mendarah daging dalam diri kita sendiri. Ini yang akan membuat diri kita menjadi naik dan berbeda dengan yang lain, meski kita mungkin hanya sebagai bawahan atau sebagai sesama manajer, sesama pemimpin, namun ada nilai tambah dan keunggulan yang sangat sangat bagus dan sangat sangat dahsyat dalam diri kita.
Ayo, utamakan Tuhan Yesus. Dia Maha Dahsyat, kita pun dahsyat luarbiasa berlipatganda baiknya.
"TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia." Ul 28:13
Tuhan Yesus memberkati.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar