Sabtu, 03 September 2016
Ayo bangun
Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana (Amsal 24:16)
Tawar hati hanya membuat kekuatan berkurang. Salah satu penyebab orang tawar hati adalah kegagalan berulang kali. Namun, banyak tokoh besar dunia punya sederet pengalaman gagal sebelum berhasil tiba di puncak. Sebut saja Abraham Lincoln dan Albert Einstein. Yang pasti, keberhasilan mereka tak akan terpatri di sejarah jika pada kegagalan terakhir mereka tidak mau bangun lagi. Apakah kegagalan sedang menimpa Anda? Jangan tawar hati ataumenyerah; bangkit dan berjuanglah lagi! -- TAK SOAL BERAPA KALI KITA JATUH YANG PENTING, MASIHKAH KITA MAU BANGUN KEMBALI? #
Terkadang memang kita tidak sanggup menahan emosi. Tawar hati merupakan salah satunya. Tawar hati merupakan kondisi hati yang tidak lagi tertarik akan sesuatu dikarenakan merasa tidak dipedulikan. Ada orang tawar hati karena merasa selalu dicuekin, sering diperlakukan tidak adil, sering mendapat keadaan yang buruk, sehingga timbul di pikirannya "aku dicueki, aku tidak dipedulikan, aku tidak diperhatikan." Orang tawar hati sebaiknya datang berlari kepada Tuhan Yesus. Orang tawar hati karena melihat kondisi luar yang buruk. Orang tawar hati dapat bangkit bila ia selalu mengawasi hatinya tetap membara, menyala-nyala, berapi-api, berkobar-kobar dalam kobaran Api Roh Tuhan Yesus Yang Maha Besar.
"Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya." Ams 18:14.
Jadi untuk bangkit dan selalu bangkit meningkat perlu kita agresif dalam Tuhan di dalam kebangkitan Tuhan Yesus di hati kita. Keadaan orang percaya itu selalu naik. Ul 28:13. Meskipun jatuh maka jatuhnya kita itu tidak jatuh terjun terjerembab di lantai dasar. Kita itu selalu naik level kata firman Tuhan. Kita naik kehidupan itu seperti anak tangga. Jadi kita jatuh itu hanya jatuh di anak tangga saja di antara tingkat sekian dalam hidup kita. Namun kita bisa bangkit selalu kemudian naik lagi karena kita adalah orang benar. Kita sama benarnya dengan Tuhan karena darah pembenaran, darah kudus itu yang dianugerahkan-Nya kepada kita sehingga kita sekarang menjadi benar, kita sekarang menjadi kudus, kita sekarang diampuni. Semua Tuhan Yesus. Sebagai orang benar maka kita akan semakin kreatif, semakin rajin, semakin gigih berjalan bersama Tuhan Yesus dan selalu menang dalam segala perkara. Inilah sikap kita sebagai orang yang telah dibenarkan Tuhan oleh darah-Nya sehingga kita saat ini layak disebut sebagai orang benar. Untuk kita semakin naik level maka bersikaplah benar. Janji Tuhan bagi kita adalah bahwa tahun 2011 adalah tahun multiplikasi dan tahun promosi terjadi asal kita berfokus pada taburan sikap kita.
Mari kita fokus menabur. Bagi Tuhan ini adalah waktu kita menabur yang baik, menabur yang kudus, menabur yang indah dan manis untuk sesama kita agar Tuhan dimuliakan. Muliakan Tuhan dan muliakan sesama biarlah menjadi gaya hidup kita. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar